Learning Loss Efek Buruk bagi Siswa

218 views

Junaedi : Terus berupaya Proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

MUARASABAK, RJC – Dampak Pendemi Covid 19 memaksa siswa melakukan Pembelajaran Jarak Jauh, pemerintah dalam hal ini mencoba metode pembelajaran yang tepat dan sesuai.

Disampaikan Drs Junaedi Rahmat MH kepada RJC, berdasarkan Kebijakan Kemendikbud rencana atau proses pembukaan pembelajaran Tatap muka terbatas, sesuia SKB 4 Menteri persentase sekolah tatap muka sekarang hanya boleh 25 Persen dari kapasitas sekolah, awalnya 50 persen sekarang turun lagi, proses pembelajaran diskolah setiap jenjang paling lama 2 jam, materi kurikulum juga disesuaikan dan prokes juga ketat.

Bila terus berkepanjangan didunia pendidikan terkhusus di Kabupaten Tanjabtim menimbukan Kebodohanlah, atau istilah pendidikan Learning Loss Efek Buruk bagi Siswa atau anak- anak didik terutama tingkat SD dan SMP, merupakan kerugian jangka panjang terhadap anak-anak akibat penutupan sekolah sementara, jelas Junaedi.

Untuk semua tenaga pengajar juga wajib vaksin, telahpun kita laksanakan arahan tersebut dan ada beberapa Zona Merah dilarang proses belajar tatap muka, sampai tim Gugus Covid 19 Tanjabtim menyatakan boleh setelah ubdate data terbaru nantinya, saat ini Zona Merah atau larang sekolah yakni di Kecamatan Muarasabak Barat, Kelurahan Talang Babat dan Rano,  Muarasabak Ilir di Kecamatan Muarasabak Timur, Desa Rantau Indah,  Mendahara Ilir dan Kelurahan Pandan Jaya Kecamatan Geragai, tukas Junaedi. (4N5)

 

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait