Panglima LAM Jambi: Kenaikan BBM Tentu Sudah Dipertimbangkan Oleh Pemerintah

295 views

JAMBI – Pemerintah khususnya Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah memutuskan untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan solar bersubsidi pada tanggal 3 september 2022.

Adapun ke aikan harga BBM pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, dan pertamax bon subsidi dari Rp12.500 per liter menjadi 14.500 per liter.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo beserta pemerintah sudah berkalkulasi dan mengantisipasi dalam membuat kebijakan termasuk kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak. Diketahui bahwa saat ini 70% lebih subsidi BBM tidak tepat sasaran.

Pencatat pelat nomor kendaraan yang mengisi di SPBU kini mulai diterapkan oleh PT Pertamina (Persero), Hal tersebut dilakukan guna untuk memudahkan pengawasan termasuk mencegah pengisian berulang pada hari yang sama.

Panglima Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi menyatakan, keputusan pemerintah menaikan harga BBM tentu pasti ada pertimbangan dan keputusan yang tepat.

“Kenaikan bbm tersebut pasti sangat dirasakan masyarakat menengah kebawah, semua keperluan baik bahan pokok dan keperluan yang lainnya pasti akan merasakan kenaikan setelah ada pengumuman dari pemerintah pusat tentang kenaikan harga bbm,” katanya.

Kemas Uzer menambahkan, semoga dengan keputusan pemerintah tersebut ada alasan yang membuat keuntungan bagi masyarakan khususnya masyarakat menengah kebawah.

“Kajian yang dilakukan pemerintah menaikan bbm ini, semoga ada hal baik dan menguntungkan baik dari sopir yang selalu menggunakan kendaraan, dan untuk kami para masyarakat yang kedepannya akan merasakan dari kebijakan dan peraturan pemerintah tersebut dari segi ekonomi,” ucap Panglima LAM Jambi, selasa (20/9/2022).

Tentu pemerintah, sambung Kemas Uzer, sudah melakukan kajian dengan para ahli, pasti ada alasan besar yang kita tidak ketahui bersama, saya perwakilan dari LAM Jambi mengatakan, pemerintah punya alasan besar dengan menaikan harga bbm tersebut.

“Pertimbangan tersebut dengan menaikan harga bbm, tapi jangan disalahgunakan, saya juga meminta kepada pihak SPBU khususnya di Jambi, agar lebih melakukan pengawasan lebih ketat lagi terhadap mobil yang melakukan modifikasi tangki, jangan sampai bbm naik, tapi stok bbm nya menjadi langkah, jadi pengguna bbm bersubsidi lebih tepat pada sasaran” tegas Kemas Uzer. (*)

Comments

comments

Panglima LAM Jambi: Kenaikan BBM Tentu Sudah Dipertimbangkan Oleh Pemerintah

Penulis: 
    author

    Posting Terkait