Pasien Sulit dan Kebingungan Tak Ada Apotek Mitra BPJS di Tanjab Timur

158 views

 Sementara di Handle RSUD Nurdin Hamzah

MUARASABAK, RJC – Pasien Program Rujuk Balik (PRB) BPJS  di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) kesulitan dan bingung, lantaran sudah tidak ada lagi apotek yang bekerja sama dengan BPJS.

Selama ini satu-satunya apotek yang bermitra dengan BPJS hanyalah Apotek Kiya Farma, namun sudah tidak bermitra lagi per Satu (1) Oktober 2021. Hal ini disampaikan dr Ardi Owner Kiya Farma (6/9/2021) yang  membenarkan sudah berakhirnya kontrak kerjasama dengan BPJS.

“Kita sudah tidak bekerjasama lagi dengan BPJS sejak 1 Oktober 2021, mungkin kedepan ada apotek yang di Sabak mau bekerja sama dengan BPJS, ” Pungkasnya.

Sementara itu Ernawati, Kadis Kesehatan Kabupaten Tanjab Timur saat di hubungi via selulernya, akan melakukan koordinasi dengan pihak BPJS.

Terpisah Agus Humas BPJS cabang Jambi membenarkan informasi yang beredar  tentang habis kontraknya Kiya Farma dengan BPJS. Namun, tidak menjadi masalah bagi pasien, karena bisa mengambil obat di RSUD Nurdin Hamzah.

“Tidak ada masalah bagi pasien untuk mengambil obat, sudah di handle oleh RSUD Nurdin Hamzah, pasien cukup membawa rujukan dari faskes (Puskesmas)”, ungkapnya.

Terkait apotek mitra BPJS, kata Agus, BPJS terbuka untuk semua Apotek untuk dapat bermitra, tentu dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan. “Semakin banyak apotek yang bermitra kita semakin senang”, pungkasnya.

Diketahui, kebutuhan pengambilan obat salah satunya adalah PRB, berdasarkan keterangan BPJS Kesehatan, program ini merupakan layanan yang diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih membutuhkan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dimana pengambilan obat di Apotek.

Keluhan salah satu Pasien BPJS mengungkapkan semakin jauh untuk mengambil obat, per Oktober 2021 pengambilan obat harus ke Kota  Jambi. (4N5)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait