Pembangunan Ruang Lab SMKN 2 Kelautan Kuala Tungkal Amburadul

1313 views

photomirror_201682520354175Laporan Wartawan Rakyatjambi.co,Eko Wijaya

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Pembangunan Ruang Laboratorium SMK Negeri 2 Kelautan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi Amburadul.

Proyek senilai RP 350 juta bersumber dari APBD provinsi jambi tahun 2012-2013 yang dikerjakan pihak rekanan itu terkesan asal jadi serta diindikasi tidak sesuai Bestek karna diduga saat membangun tidak memakai bahan sesuai yang tercantum dalam mekanisme dan aturan proyek.

Pantauan rakyatjambi.co dilokasi Kamis (25/08/16). kondisi bangunan cukup memprihatinkan. mulai dari lantai semen kasar yang pecah, pondasi bangunan yang tidak kuat serta bulum adanya dek atau flavon bangunan. Akibatnya, kini bangunan yang seharusnya menjadi ruang laboratorium otomotif itu menjadi gudang kursi dan barang barang rusak.

Sihab Rosadi, Wakil Kepala SMK Negeri Dua Kelautan Kuala Tungkal bidang kesiswaan mengaku kecewa dengan Bangunan Laboratorium yang tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya.“Ya bagunan pemerintah inikan seharusnya harus siap pakai. Tapi kenyataannya baru di pakai beberapa bulan sudah rusak. Akhirnya jadi gudang barang barang rusak bukan barang barang bagus. Lantainya yang terbuat dari semen banyak yang pecah. Kami pihak sekolah merasa kecewa karna lab yang di bangun pemerintah tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, awalnya pihak sekolah merasa bangga karna telah memiliki gedung lab otomotif. Namun, dengan tidak bisa difungsikannya gedung tersebut pihak sekolahpun beranggapan bahwa pembangunan leb oleh Disdik provinsi jambi itu terkesan dipaksakan.“Sampai sekarang tidak ada solusinya. Bangunannya itu tidak cocok untuk lab karna pondasinya kurang kuat, bisa ambles ini kalau anak masuk, terus di beri beban berat. Kalau ga ada dana kenapa harus seperti ini. Yang jelas ini memakan dana besar tapi tidak bisa dipakai,”terangnya.

Sihab menjelaskan, pihak sekolah sangat menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan tutup mata dan telinga dengan persoalan bangunan Lab otomotif SMK yang dibangun asal asalan tersebut. Untuk menanggulangi persoalan ini. Kata sihab. Pihak sekolah terpaksa menggunakan ruangan lab otomatif pengganti.“Tidak ada kelanjutannya, apakah akan diperbaiki kembali atau bagaimana itu informasi tidak ada. Untuk penanggulangan ada lab pengganti yang berada disebelahnya. Yakni ruang lab pelayaran karna lebih bagus dan pondasinya lebih mantap,” bebernya.

Terkait persoalan ini, pihak SMK Negeri Dua Kelautan Kuala tungkal mengaku tidak bisa menghubungi pihak disdik provinsi karna keterbatasan link untuk menjembatani.“Otomatis ya kami terima apa adanya. Karna link untuk menghubungi pemerintah provinsi tidak ada,” paparnya.

Kepala dinas pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Wahidin membenarkan bahwa bangunan ruang laboratorium otomotif SMKN 2 Kelautan Kuala tungkal adalah proyek provinsi. Namun sayangnya selaku kepala dinas pendidikan tanjab barat wahidin terkesan tidak mau tau dengan persoalan ini.“Itu bangunan dari provinsi. kontraktornya dari sana langsung.”Sebut wahidin.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi jambi, Rahmad Derita Rahmad saat dikonformasi belum mau berkomentar banyak terkait persoalan bangunan lab otomotif SMK negeri dua Kelautan Kuala tungkal yang tak layak pakai itu.“Besok kita cek dek,” ungkap Rahmad Derita melalui pesan singkat via ponselnya.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait