Pemeriksaan Inspektorat Terkesan Lambat

118 views

Yuliana Mengaku Baru Dapat SPT Dalam Pemeriksaan Dugaan 2 Pekerjaan Fiktif PUPR Tanjabtim

 

MUARASABAK, RJC – Pemeriksaan terhadap dua pekerjaan di satker PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang berlokasi di Sidomukti dan Lambur tahun anggaran 2020, terkesan lambat. Tetapi hal itu dibantah Yuliana selaku Ketua Tim Pemeriksa Inspektorat Daerah Tanjabtim.

Yuliana menjelaskan adanya pandangan fraksi Restorasi Nurani Rakyat (RNR) dan aduan masyarakat, Kita baru dapat Surat Perintah Tugas (SPT) dari Kepala belum lama ini, Kamis (26/8/2021).

Kemungkinan kita akan turun, meskipun Laporan  Hasil Pemeriksaan BPK RI Jambi terdapat penemuan mark up di Lambur dan Sidomukti, tetapi kita menilai mark up atau tidak, tetapi hanya menilai fiktif atau tidaknya, “SPT baru turun dari kepala, jadi kita baru mengumpulkan berkas-berkasnya” Ungkapnya.

Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) 2020, tidak ada pemeriksaan ke dinas PUPR. Kita hanya sample di beberapa OPD lainnya, hal ini disebabkan karena keterbatasan SDM, anggaran maupun waktu. Dalam LHP BPK dinyatakan kurang volume, artinya pekerjaan ada bukan fiktif. Dan, rekomendasinya untuk mengembalikan kerugian negara tersebut.

Kita melakukan pemeriksaan atas pelaporan yang diduga fiktif. Mulai dari mengumpulkan dokumen, inventarisir, verifikasi. Baru kita lanjutkan untuk cek fisik kelapangan dan akan dibanding dengan administrasi. Jika dibutuhkan dalam pemeriksaan semua akan kita panggil baik rekanan maupun dinas.

Saat disinggung kerugian negara dalam pembangunan jalan di Lambur dan Sidomukti, Herleni sebagai koordinator Pemeriksaan menyampaikan, itu di ranah pemeriksa lanjutan dan kita tidak membawa dokumennya.

Diketahui, dari laman,  sirup.lkpp.go.id  tercatat, volume pekerjaan 0,48 KM jenis pekerjaan Peningkatan Jalan Jalur I Jati Mulyo Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tahun anggaran 2020. Pengerjaan Pembangunan Jalan ini dimulai Oktober – Desember 2020 dengan total anggaran 1,2 Milyar, tetapi pekerjaan tersebut dilakukan di desa Sidomukti jalur I.

Sementara di Lambur,  yang masuk dalam poin Ketiga rekomendasi fraksi RNR, terkait peningkatan jalan rigit beton sepanjang 103 meter, depan kantor Syahbandar Kelurahan Muara Sabak Ulu, yang telah dianggarkan dan tertuang didalam perda APBD Perubahan Tahun 2019 namun tidak dilaksanakan pembangunan, Fraksi RNR meminta secara tegas Dinas PUPR untuk tetap melanjutkan pembangunan peningkatan jalan tersebut pada APBD Perubahan Tahun 2020. (4N5)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait