Pendapat Akhir Fraksi DPRD Tanjab Timur Terhadap Ranperda APBD Tahun 2022 Disampaikan lewat Paripurna 

99 views

 

Lima Fraksi DPRD Dapat Menerima dan Menyetujui, Namun Lontarankan Penegasan, Catatan dan Rekomendasi Tersampaikan

MUARASABAK, RJC – Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) Mahrup pimpin jalannya paripurna penyampainan Pendapat Akhir Fraksi- Fraksi terhadap laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah APBD Tahun 2022 Kabupaten Tanjab Timur, dihadiri langsung Bupati Romi Hariyanto, Jum’at siang (26/11/2021).

Ia mempersilakan Fraksi-Fraksi DPRD untuk manyampaikan Pandangan akhir fraksi diawali Fraksi PAN dibacakan Musabakoh berkata setelah mendengar, membaca dan memahami, Sepakat terhadap laporan Banggar dan menegaskan pemerintah agar memperhatikan alokasi anggaran sesuai dengan OPD dan apa yang direkomendasikan, dapat dilaksanakan serta menjadi acuan dalam menyusun program kegiatan yang akan datang tercantum dalam RPJMD dalam mewujudkan Kabupaten Tanjab Timur Merakyat.

Hasnibah Fraksi Golkar menyampaikan Beberapa hal, Fraksi Golkar menyambut baik dan mengapresiasi dokumen yang disampaikan secara umum memberikan gambaran postur anggaran Tahun 2022 yang mengalami peningkatan disetiap OPD, meminta dan mendorong Pemda Tanjab Timur diharapkan dapat memberikan stimulus pada sektor reformasi birokrasi sebagai salah satu penunjang pemulihan ekonomi, peningkatan produktivitas serta daya saing daerah, meminta dalam menyusun program, kegiatan, sub kegiatan hendak dilakukan secara efisien, efektif, akuntabel dan bukan bersifat rutinitas serta monoton ditiap tahun anggaran, dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat disektor pertanian, perikanan, perkebunan, kesehatan dan pendidikan serta tumbuhnya iklim dan berusaha yang baik meningkatan PAD Tanjab Timur.

Dalam rangka mewujudkan Tanjab Timur  berdaya saing dan sejajar dengan daerah lainnya, meminta kepada pemda melalui Balitbangda untuk dapat menggali potensi sumberdaya baru, kami akan mendukung baik sisi anggaran maupun aturan. Terhadap sektor pelayanan umum dasar bagi masyarakat, meminta benar-benar meningkatkan kinerja dalam hal melayani layanan kesehatan di RSUD, Puskesmas,layanan Dukcapil, layanan perizinan satu pintu, layanan bencana serta layanan sosial. Meminta kepada seluruh OPD untuk dapat meningkatkan koordinasi serta sinkronisasi program kegiatan dalam mewujudkan visi misi tercantum dalam RPJMD dan akhirnya kepada Pemda Tanjab Timur meminta untuk tetap memperhatikan dan mengindahkan seluruh catatan yang telah kami sampaikan. Fraksi Golkar Dapat Menerima dan Menyetujui Ranperda menjadi Perda APBD Kabupaten Tanjab Timur Tahun 2022.

Gatot Sumarto Fraksi PDI Perjuangan mengungkapkan apresiasi atas ketepatan waktu, APBD merupakan instrumen teknis dari idealisme pembangunan yang ingin diwujudkan oleh Pemda Tanjab Timur yang muaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. APBD Tahun 2022 menjadi Keistimewaan tersendiri, sebab menjadi RAPBD pertama dari penjabaran RPJMD yang merupakan rencana pembangunan Lima tahun kedepan.

APBD 2022 diharapkan dapat terwujud sebagai dinamika dan pergerakan lingkungan dan aspirasi prioritas masyarakat, didapat dari berbagai masukan baik dalam proses Musrembang, reses anggota DPRD, serta tak kalah penting Pemda Tanjab Timur dapat membaca kondisi real yang menjadi kebutuhan pokok dan prioritas masyarakat.

Saran dan masukan serta kritikan merupakan pokok fikiran dan kritikan yang bersifat objektif, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan kembali terhadap apa yang disampaikan Banggar untuk segera ditindaklanjuti. Seluruh OPD segera menyusun DPA dengan memperhatikan catatan, rekomendasi pada saat pembahasan serta usulan reses dan Musrembang dan DPA untuk segera ditembuskan kepada pimpinan dan diteruskan kepada Anggota DPRD. Fraksi PDI Perjuangan dapat menyetujui Ranperda untuk dijadikan Perda Kabupaten Tanjab Timur.

Ambo Acok Fraksi BBI berkata Selisih yang sangat signifikan untuk benar berhitung jangan sampai diakhir Tahun 2022 menimbulkan Silpa dan Fraksi BBI sepakat dengan rekomendasi Banggar, semoga pelaksanaan APBD 2022 berjalan baik dan dapat dirasakan masyarakat Tanjab Timur.

Diakhir penyampaian oleh Yudi Hariyanto EY Fraksi RNR menyebutkan pada prinsipnya sepakat namun menegaskan kepada OPD yang mengalami penambahan anggaran untuk memaksimalkan pelaksanaan program kegiatan yang menjadi skala prioritas, terutama yang berkaitan dengan tujuh indikator utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umum.

Fraksi RNR menyarankan untuk mempedomani hasil kegiatan reses DPRD sebagai bentuk penjaringan aspirasi masyarakat, saran kepada PUPR terkait rencana peningkatan jalan oprit jembatan muarasabak wilayah barat direncanakan kontruksi beton, kalau memungkinkan diganti kontruksi Aspal yang berkwalitas dan kwantitas baik dan mempunyai daya dukung maksimal sesuai kemampuan jalan.

Selanjutnya mengoptimalkan potensi sumbangan pihak ketiga terutama dari perusahaan yang ada di Kabupaten Tanjab Timur yang sampai sekarang belum dapat memberikan kontribusi pembangunan secara maksimal. Terhadap pengembangan dan pembangunan masjid Agung Nur Ad Darajad yang diperkira menelan biaya Rp. 19 Milyar, yang diharapkan menjadi kawasan wisata releqius dan menjadi salah satu icon kebanggan masyarakat Tanjab Timur, pada prisipnya sangat-sangat mendukung namun pekerjaan secara langsung bukan bertahap.

Kepada Saudara Bupati Romi Fraksi RNR menyarankan untuk mengganti dan tidak mempertahankan jabatan Pelaksana tugas Kadis Perhubungan yangbsudah terlalu lama dirangkap oleh Kadis BKPSDMD, yang berdampak kinerja Dinas Perhubungan yang dianggap tidak mampu menegakkan aturan terkait angkutan yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan pelaksana tugas ini tidak pernah mengindahkan catatan dan rekomendasi yang telah disampaikan fraksi. Fraksi RNR pada akhirnya Dapat menyetujui.

Mahrup pada kesempatan tersebut berkata anggota DPRD dapat Menyetujui Ranperda Tahun 2022 dapat disetujui menjadi Perda dilanjut pembacaan drap keputusan oleh Sekwan DPRD Syafaruddin, selanjutnya pembubuhan tandatangan oleh Pimpinan DPRD dan Bupati Tanjab Timur.

Sementara Romi Hariyanto Bupati Kabupaten Tanjab Timur mengucapkan terimakasih yabg sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah menjalankan tugasnya, terutama kepada Banggar yang telah bekerja keras bersama TAPD dan OPD dapat terselaikan sesuai jadwal.

Kami sangat yakin bahwa selama berlangsungnya proses pembahasan, terdapat perbedaan pendapat pandangan juga kekurangan yang belum bisa memuaskan kita semua, kami yakin dan percaya bahwa itu merupakan bentuk dari keseriusan dan tanggungjawab kita untuk menghasilkan APBD yang benar-benar dapat berdaya guna dan berhasil guna.

Atas rekomendasi yang telah disampaikan Banggar terkait masukan maupun catatan khusus yang harus diperhatikan dan ditindaklanjuti eksekutif, kami pastikan hal tersebut akan menjadi perhatian serius dan kepada OPD terkait agar dapat merespon positif dan berkomitmen menindaklanjuti catatan yang telah diberikan guna efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan pada APBD Tahun anggaran 2022. (4N5)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait