TANJAB BARAT-Akses jalan masuk area Pertanian atau perkebunan warga yang terletak di parit Satu,RT.013,Kelurahan Bram Itam Kiri,Kecamatan Bram Itam,kondisinya sungguh memprihatikan,pasalnya jalan yang akan dilalui oleh petani akan melakukan pemetikan hasil pertanian hancur dan berlumpur jika terjadi Hujan turun.
Bahkan,kondisi jalan yang dialami para petani ini,menunggu jalan kering,pihaknya menunggu terik matahari Panas.itu pun belum tahu kondisi jalan tersebut akan bisa dilalui.
Namun dibalik tersebut,para petani tetap semangat melakukan aktivitas mereka dalam melaksanakan pemanen hasil kebunnya.
Dari hasil pantauan awak media dilapangan,terlihat jelas kondisi akses jalan masuk di area pertanian warga tersebut cukup becek,licin .bahkan kubangan tanah yang becek terlihat bersatu dengan kendaraan roda dua yang dinaiki.
Selain itu, di wilayah tersebut ada satu jembatan penghubung yang kokoh menjadi akses utama para petani dalam melakukan pemanen hasil kebun mereka.
Salah satu Petani saat disambangi awak media mengatakan,kondisi jalan ini sudah terbiasa dilalui para petani disini,namun keluhan yang dirasakan oleh petani diharapkan dapat didengar dan dirasakan oleh instansi terkait.” Jalan cukup parah jika disaat hujan turun,disitulah terlihat genangan air bercampur lumpur yang siap akan kita lalui,”ucap Petani yang enggan menyebutkan namanya ini.”Kita berharap jalan ini dapat perhatian oleh Pemerintah maupun instansi terkait,agar para petani kita bisa mudah dalam melakukan pemanenan yang akan dilakukan,”sambungnya.
Hal senada juga petani lainnya, memang akses Medan jalan yang dilalui ini becek,licin dan berlumpur,namun semangat yang dimiliki tidak akan pudar demi mencari rezeki untuk memenuhi keluarga.”Kita berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian,agar petani disini dapat terjamin kesejahteraan,”ujar kembali petani yang enggan menyebutkan namanya ini. (by/*)






