PLN “Biarpet”, Pelayanan RSUD Daud Arif Tetap Dioptimalkan

1318 views

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL- Sejak beberapa bulan terakhir ini, kondisi jaringan listrik dari PT. Perusahaan Listrik Negara(PLN) rayon Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat seperti “biarpet” (mati-hidup) dan cendrung tidak stabil.

Akibatnya hal ini, sejumlah masyarakat merasa kecewa terhadap pelayanan yang diberikan oleh PLN itu.

Dalam hal ini, bukan hanya masyarakat selaku konsumen saja yang merasa dirugikan. Namun, juga berdampak pada pelayanan untuk kenyamanan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Daud Arif Kuala Tungkal.

Hal tersebut diakui Dr. H. Elfry Syafil Direktur RSUD Kh. Daud Arif Kuala Tungkal. Elfry mengakui,

Walaupun rumah sakit sudah tersedia gengset, namun. Kalau untuk pemakai perharinya yang sering dikeluhkan salah satunya, dibagian ruangan pasien Voltase nya tidak terlalu normal.” Seperti Ac nya tidak terlalu dingin seperti biasanya, ini yang sedikit mengganggu kenyamanan bagi pasien, sedangkan untuk lampu penerangan. Kita harap maklum dengan daya segitu tetapi sampai tidak mempergarui pelayanan. Meski demikian kita tetap berusaha mengoptimalkan pelayanan,” Ujar Elfry kepada wartawan.

Dirinya juga mengakui, memang satu bulan terakhir ini, Akibat tidak stabilnya arus listrik memang sedikit mengganggu pelayanan dirumah sakit umum Tanjabbar tersebut.” Ada sedikit gangguan lah, cuma tidak terlalu besar. Terkait hal ini kita siap menerima kritik dan saran untuk kemajuan pelayanan di rumah sakit ini,” Ungkap nya.

Sementara itu, terkait hal ini. Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal, Budi Setiawan Mengatakan, Ketidakstabilan tegangan listrik saat ini terjadi karena pertanggal 19 Agustus yg lalu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Tanjung Jabung Power (PLTG TJP) tidak lagi beroperasi.

Hal tersebut diakuinya, karena tidak ada lagi suplai gas dari PetroChina, Jadi untuk sementara tegangan ke Kuala Tungkal disuplai dari Gardu Induk (GI) Sabak yang jaraknya lebih 100 km.”Itulah yg menyebabkan kondisi tegangan di Tungkal saat ini tidak stabil,”jelas Budi via pesan singkat nya.

Dijelaskan, untuk membantu meningkatkan kualitas tegangan terutama saat beban puncak, PLN Rayon Kuala Tungkal mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berkapasitas 500 KW.”Selain itu, kami juga sedang berupaya melakukan perbaikan tegangan dengan membangun jaringan dari simpang teluk nilau ke Kuala Tungkal, sebagai salah satu solusi hingga PLTG TJP beroperasi kembali,” Jelasnya.

Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat. Khususnya Kota Kuala Tungkal, untuk kondisi kelistrikan saat ini.”Dan Kami akan terus berusaha melakukan perbaikan kedepannya,” Tandasnya. (eco)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait