Polemik Dua Rumdis Wakil Ketua Dprd Tanjab Barat

1006 views

IMG-20160719-WA0014

Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

Rizal Fahlevi:Dua Rumdis sudah dialih fungsikan menjadi ruang kerja sekretariat dewan

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Kabar seputar polemik Rumah Dinas Dua Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat jambi Ahmad Jahfar, SH dan Mulyani Siregar, SH kelihatannya menjadi tranding topik pekan ini di Kuala Tungkal.

Mulai dari rumor kurang sedap perihal dialihfungsikannya dua rumah dinas wakil rakyat tersebut menjadi gudang karna dinilai tak layak untuk sekelas Wakil Ketua dewan, hingga rumor tunjangan yang diterima meski tidak menempati rumah dinas yang telah dibangun menggunakan uang negara itu.

‪Mengklarifikasi rumor tersebut, Kabag Umum DPRD Tanjab Barat Reza Fahlevi, mengatakan bahwa status Dua rumah dinas Wakil Ketua DPRD Tanjab barat yang letaknya bersebelahan dengan Gedung DPRD telah dialihfungsikan menjadi ruang kerja Sekretariat DPRD Tanjab Barat, dirinya nya mengaku memiliki dasar hukum yang kuat berupa SK pengalihfunsian rumah dinas yang dibuat Sekwan pada tahun 2014 lalu.“Kayaknya Kalau untuk Rumah dinas sudah tidak layak lagi disitu, makanya dulu dimentahkan untuk dialihfungsikan dan SK nya sudah dibuat oleh Sekwan dulu pada tahun 2014.” Katanya.

Diakuinya Rumah dinas yang dibangun pada tahun 2006 itu dinilai tidak layak karna berada percis disebalah kantor DPRD Tanjab Barat sehingga dialihfungsikan menjadi ruang kerja sekretariat.“Digunakan untuk ruang kerja sekretariat. Karna memang ruang kerja untuk sekretariat kurang. Kita (Sekretaria Dprd-red) sangat membutuhkan.”Ungkapnya.

Dijelaskannya. Saat ini Dua Wakil DPRD Tanjab Barat tersebut tidak memiliki rumah dinas, meski dimikian mereka tetap medapat tunjangan.“Dua Wakil ketua tidak memiliki rumah dinas namun diberikan tunjangan setiap bulan sama dengan anggota yang lain. Untuk tunjangan Wakil ketua memang sudah diperbubkan. Kalau ga salah sekitar 5 juta lebih, bukan kita mengada ngada. memang ada ketentuannya,”jelasnya.

Lebih Jauh Reza Fahlevi mengungkapkan. kedepan pihaknya berencana akan kembali membuat rumah dinas Wakil ketua Dewan yang baru.“Pengen bangun lagi rumah dinas tapi tidak tau dimana, yang penting tidak terlalu mepet dengan kantor.” Tandasnya.

Terpisah, Wakil ketua Dprd Tanjab Barat Mulyani Seregar, SH membenarkan bahwa ia tidak menempati Rumah dinasnya dikarnakan Sudah dialihfungsikan menjadi ruang kerja sekretariat DPRD Tanjab Barat.” Sudah ada SK nya pada tahun 2014 lalu, jadi gudang Perlengkapan, lebih lengkapnya lagi silahkan konfirmasi ke Kabag umum ya.” Sebut Mulyani Seregar.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jahfar,SH belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.

Diberitakan sebelumnya. Dua Rumah Dinas (Rumdis) yang diperuntuhkan bagi dua pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kini terbengkalai dan tak dihuni oleh dua wakil rakyat yang bersangkutan.

Bahkan, Dua unit Rumdis yang dibangun tidak jauh dari gedung wakil rakyat ini, Kini bangunannya menjadi sorotan berbagai kalangan.
Bukan hanya itu, Dua Rumdis yang menelan dana ratusan juta rupiah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Kabupaten Tanjung Jabung Barat Terlihat mubazir dan tak terurus. Sehingga Kedua rumah dinas tersebut kini dialih fungsikan menjadi gudang oleh bagian sekretariat DPRD tanjabbar.

Informasi yang didapat rakyatjambi.co, Ahmad Jahfar dan Mulyani Siregar yang merupakan wakil ketua satu dan wakil ketua dua, Tidak mau menempati rumdis tersebut dengan alasan tidak layak dihuni serta fasilitasnya kurang memadai.

Anehnya lagi, Dua wakil rakyat ini, Lebih memilih mengambil uang tunjangan anggaran untuk perumahan tersebut sebesar Rp. 5,5 juta perbulan, Dari pada menempati rumdis yang sudah disiapkan negara itu.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tanjabbar, Andika Saat dikomfirmasi mengatakan, Dirinya tidak menampik. Bahwa dua rumdis wakil wakil rakyat itu sudah sejak lama tidak ditempati. Dan dua wakil ketua tersebut lebih memilih mengambil uang tunjangan.” Memang kedua rumah itu tidak ditempati dua wakil ketua, Namun mereka memilih menerima uang tunjangan perumahan sebesar Rp 5,5 juta perbulan. Dan kondisi rumahnya punjuga perlu perbaikan berat.” Sebutnya.

Dirinya langsung membantah saat disoal Jika rumdis tersebut, Akibat tidak dihuni kini dialihkan menjadi gudang, Dan sempat ada penolakan dari bagian aset jika rumdis dialih fungsikan menjadi kantor Sekretariat DPRD.” Tidak benar ada penolakan dari bagian aset, yang ada itu dikembalikan ke sekretariat DPRD untuk dijadikan sebagai aset DPRD. Untuk lebih jelasnya tanya saja Sekwan yang lama, Karena dia yang mengusulkan perubahan rumdis wakil ketua menjadi bagian kantor sekretariat DPRD.” ungkapnya.

Untuk diketahui, Terbentuknya pimpinan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 2014-2019, Terjadi pada tanggal 9 oktober 2014 dengan komposisi Ketua DPRD Tanjabbar Faizal Riza dari Gerindra, Dua Wakil Ketua DPRD, Ahmad Jakfar dari Golkar Dan Mulyani Siregar dari PDI.Perjuangan.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait