PU Tanjabbar Angkat Bicara Soal Polemik Ganti Rugi Pelebaran Jalan

1218 views

Dinas PU Tanjabbar Tengah Mendata Ulang Para Penerima Ganti Rugi Pembebasan Lahan Untuk Pembangunan Pelebaran Jalan Overle Disekitaran Wilayah Kuala Tungkal

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi angkat bicara soal kabar miring terkait pembebasan dan pembayaran ganti rugi lahan untuk pembangunan pelebaran jalan overle dibeberapa titik dalam kota Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanjabbar, Apri Dasman menyatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses pendataan ulang terkait ganti rugi lahan tersebut, sebelum nantinya dilakukan pembayaran.”Kita sedang memproses pendataan ulang. Kita data ulang disini (Kantor Dinas PU Tanjabbar), kemudian kami akan turun kelapangan. Akan kami lengkapi semua, kami juga gak mau terjadi masalah,”kata Apri Dasman, Rabu (25/10).

Apri menjelaskan, terkait persoalan tidak adanya 4 (empat) nama sipenerima dalam ganti rugi lahan adalah bukan suatu permasalahan. Menurutnya, pada saat melakukan survey awal dilapangan, pihaknya selalu didampingi oleh Ketua Rt setempat dan beberapa tetangga kiri-kanan si penerima ganti rugi.”Soal nama no name tidak masalah. Waktu survey awal kemarin beberapa kali kami turun didampingi dengan pak Rt dan beberapa tetangga disamping kiri atau kanan, orangnya (sipenerima ganti rugi) tidak muncul disitu, tapi nilainya sudah kami sebutkan. Jadi kalau bagi orang yang tidak mengerti dan dibilangnya itu mark up, itukan tidak benar,”jelas Apri Dasman.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya masih melakukan tahap verifikasi kembali, sebelum dilakukan pembayaran ganti rugi.”Masih ada tahap verifikasi lagi. Sebelum kami pembayaran itukan harus jelas. Kami juga gak mau salah, makanya kami jelaskan duduk permasalahannya ini hak siapa sebenarnya. Tidak diminta lakukan verifikasi pun, saat ini kami sedang melakukan verifikasi,”tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya proses pembebasan dan pembayaran ganti rugi lahan untuk pembangunan pelebaran jalan overle dibeberapa titik dalam kota Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar ini sempat memunculkan polemik.

Data yang dihimpun dari sejumlah nama penerima, di temui ada empat nama misterius yang tidak jelas namanya, hanya bertuliskan no name atau tanpa nama.

Pelebaran jalan ini rencananya akan berada dilokasi jalan Patunas dan jalan Panglima Cama menuju pelabuhan RoRo, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, dengan panjang 4,2 Kilometer dan lebar 11 meter sudah hampir matang.

Dari empat pemilik yang ditulis No Name tersebut jika ditotalkan anggaran ganti ruginya sekitar Rp 500 Juta, dengan rincian Rp 167 juta, Rp 153 juta, Rp 65 juta, dan Rp 103 juta lebih.

Bupati Tanjabbar, DR.H Safrial,MS beberapa waktu lalu mengatakan, Pemkab Tanjabbar telah menyiapkan dana sebesar Rp 13 miliar lebih untuk biaya pembebasan lahan untuk pelebara jalan dari Jalan Patunas menuju Pelabuhan Roro Kuala Tungkal.

Disebutkan Bupati, pihaknya sudah menurunkan tim konsultan penilai khusus untuk memantau harga ganti rugi yang pantas diterima masyarakat yang terkena dampak pelebaran jalan.“Untuk ganti rugi di zona-zona tertentu, harga juga disesuikan dan itu sudah ditentukan dan menurut tim konsultan penilai,” ujarnya.

Sementara dari data yang di himpun, ada sekitar 245 KK yang akan kena dampak pelebaran di empat kelurahan dalam Kecamatan Tungkal Ilir, yakni Kelurahan Tungkal IV Kota, Patunas, Tungkal III dan Tungkal II.

Rencana pelebaran nantinya akan diambil 6 meter, 4 metar sisi kiri dan 2 meter sisi kanan diambil dari sisi luar drenase. Dari hasil penilaian Tim Konsultan penilai perbedaan harga sesuai jona A, dari jalan patunas Sampai parit dua, nilai permetar bujur sangkar sebesar Rp 1,7 juta. Jona B parit dua sampai parit 3 Rp 1,3 juta, jona C dari Parit 3 sampai jalan manunggal dua Rp 8 ratus ribu, Jona D Parit 3 Sampai parit 4 sebesar Rp 6 ratus Ribu. (eco)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait