Puluhan Tahun Bertani, Jaelani Tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

774 views

BATANGHARI – Jaelani Petani yang berdomisili di RT 22 kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian keluhkan perhatian pemerintah yang kurang terhadap petani. Jaelani mengakui sudah puluhan tahun diirnya menjadi petani, namun tak pernah terima bantuan dari pemerintah. “Jaman suharto dulu ado la dapat bantuan obat-obatan apo bibit gitu, tapi sejak tahun 1998 sampe sekarang sayo belum ado terimo bantuan.”Kata Jaelani.

Ditambhakan Jaelani, jangankan untuk memberi bantuan, untuk turun ke lapangan dan surve ke lokasi pertanian milik petani saja jarang dilakukan. “surve kelapangan be jarang, apo lagi nak ngasih bantuan.” tandasnya.

“Kalo biso tu turun lah kelapangan, surve atau ngecek gitu, sehingga pemerintah itu tau apa kendala yang di alami petani. Seperti sekarang ini, sebagian besar kendala petani itu menetralkan PH tanah, sementara tindakan dari pemerintah terhadap masalah tersebut tidak ada.” Tambahnya.

Selain keluhkan perhatian pemerintah terhadap petani, Jaelani juga keluhkan bibit-bibit hybrida yang saat ini berada di pasaran. Menurut jaelani, bibit-bibit tersebut sudah terkontaminasi oleh virus, sehingga perlu dilakukan penelitian ulang.

Akibat dari buruknya kualitas bibit, produksi pertaniannya menurun hingga 50 persen. “Menurut pengamatan sayo selama 5 tahun terkahir, selain PH tanah dan iklim yang tidak menentu, kualitas bibit juga kurang bagus. Sayo berharap pemerintah lakukan penelitian ulang terhadap bibit hybrida yang saat ini beredar di pasaran.” Katanya (hnv)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait