Puluhan Tahun Dusun Perdana Desa Pantai Gading tak Tersentuh Listrik

50 views

TANJAB BARAT-Warga RT.01 Dusun Perdana,Desa Pantai Gading,Kecamatan Bram Itam Hingga kini tak Kunjung ada aliran listrik,padahal didaerah desa ini sangat membutuhkan sekali nama aliran listrik.

Selain itu,tidak tersentuhnya aliran listrik kepada masyarakat yang terletak di dusun Perdana ini hampir kurang lebih puluhan tahun,dengan kondisi seperti ini pemerintah daerah seharusnya dapat segera memberikan solusi yang terbaik.

Yang sangat menyedihkan,didaerah tersebut warga setempat bergotong royong bagaimana didusun ini bisa mendapat penerangan lampu pada malam hari dengan swadaya membeli mesin diesel,dan kemudian saling bahu membahu mesin tersebut bisa menyala pada malam hari.

Salah satu warga saat disambangi awak media terkait hal tersebut mengatakan, ketiadaan aliran listrik didusun perdana ini sudah cukup lama,bahkan selama saya diam disini pun hingga sekarang bantuan listrik dari pemerintah belum tersalurkan.

“Untuk pada malam hari mas,warga disini untuk penerangan hanya menggunakan penerangan menggunakan disel,itu pun hidupnya hanya mulai dari Jam 6 sore sampai jam 11 malam.”ucap warga yang enggan menyebutkan namanya ini.

Dengan kondisi seperti ini pihaknya sangat berharap pemerintah daerah dapat melihat langsung kondisi rakyatnya,dan memperhatikan rakyatnya yang belum tersentuh dengan aliran listrik penerangan.

“Kami berharap sekali kepada pihak instansi dan pemerintah daerah dapat memenuhi harapan warga ini disini,karna penerangan merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan bagi para anak cucu kami.”cetusnya.

Sementara itu Kades Pantai Gading Mahrus Saat ditemui awak media diruang kerjanya terkait hal tersebut mengatakan,bahwa pihaknya membenarkan untuk akses aliran listrik diRT.01 Dusun perdana hingga kini belum ada masuk aliran Listrik PLN.

“Warga didaerah tersebut hanya menggunakan mesin diesel yang menggunakan dana swadaya masyarakat,itu pun hidupnya lampu penerangan kesetiap rumah warga ada batas waktunya yaitu dari jam enam sampai jam sebelas malam saja,selebihnya gelap kembali.”cetusnya.

Diakuinya,ajuan untuk mendapatkan bantuan aliran listrik PLN ini sudah pernah diajukan Ke kabupaten,Propinsi serta diajukan didalam reses yang pernah dilakukan,namun hingga kini belum ada respon.

“Kita sangat berharap kondisi ini dapat dilihat dan didengar oleh Pemerintah Daerah,agar didusun ini dapat merasakan penerangan listrik pada malam hari seperti dusun dan desa lainnya.”ungkapnya (by/*)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait