Santri Baru Berdatangan Masuk Pesantren Al-Inayah, Wali Santri Bersemangat antarkan Putra-Putri Mereka

593 views

TEBO – Menjadikan anak mereka berpredikat sholeh dan sholehah harapan semua orang tua. Berbagai cara pun ditempuh untuk membentuk karakter anak mereka berahlak mulia, seperti menempatkan pendidikan di pondok pesantren.

Salah satu lembaga pendidikan yang tengah tenar dipercaya para orang tua menempatkan anak mereka memperdalam ilmu keagamaan sebagai proses pembentukan karakter itu adalah Pesantren Al-Inayah, asuhan KH. Muhammad Rifa’i Abdullah (Abah) dan Hj. Sumiyati Khilyatun Hasanah biasa disapa Umi, yang beralamat di dua kabupaten yakni Kabupaten Tebo dan Kabupaten Bungo.

Bangga bisa bersekolah di pesantren asuhan Abah dan Umi, tak hanya diperlihatkan santri baru saja, namun kebahagian juga dipertontonkan wali santri dengan mengotong barang, memikul, dan menjinjing perlengkapan pemondokan. Pemandangan yang sejuk ini terpantau saat wali santri mengantar putra dan putri mereka masuk pesantren tahun ajaran baru 2021-2022 yang berlangsung beberapa hari terakhir, pertama Sabtu 10 Juli santri baru masuk Pesantren Al-Inayah II khusus Putri, keesokan harinya Minggu 11 Juli di Pesantren Al-Inayah I khusus Putri, kemudian Senin kemarin 12 Juli Santri Baru Masuk di Pesantren Al-Inayah III Putra.

Tiba dilokasi pemondokan terbaik se-Provinsi Jambi ini, wali santri yang mendampingi anak mereka masuk sekolah juga tampak sumringah, menyusul sambutan ramah dari para Ustadz dan ustadzah dan pengurus juga diperlihatkan di pesantren itu. “Saya dan Abah memang selalu menekankan kepada seluruh Ustadz dan ustadzah dewan guru dan pengurus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi siapapun, apa lagi ini santri dan wali santri kita sudah sepantasnya kita memberlakukan mereka demikian, kita harus bisa jadi cermin bagi orang disekitar kita, ” ungkap Umi.

 

Pelayanan terbaik kata Umi, diberlakukan disemua pesantren miliknya, dari pesantren Al-Inayah 1 sampai Al-Inayah 6, baik itu di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, maupun di Pesantren Al-Inayah di Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo. “Dari sisi sarana dan prasarana kami juga memberikan yang terbaik untuk santri kami, komitmen melengkapi fasilitas ini menjadi salah satu upaya kami meyakinkan para wali santri bahwasanya anak-anak mereka benar-benar mendapatkan pelayanan terbaik selama proses mencetak santri ahli dzikir, ahli fikir, ahli ihtiyar, sebagaimana yang dituangkan dalam visi-misi Pesantren Al-Inayah, ” tutur Umi.

Lebih jauh Umi menguraikan, terkait pengembangan pesantren dari berbagai sisi miliknya bersama Abah, yang diimplementasikan bukan semata-mata datang dari ide mereka berdua, tapi pandangan, pendapat dari berbagai pihak juga diadopsi. “Kami selalu menyuarakan bahwasanya kami sebagai pemilik yayasan sangat terbuka bagi siapapun, ketika kami melakukan terobosan baru tentu sudah melalui proses pengkajian yang matang, jadi jangan ragu untuk bergabung bersama kami, kami juga masih mengharapkan dukungan dari semua pihak, karena pengembangan pesantren kami belum stop sampai disini, ” sambung Umi. (opi)

 

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait