Timbangan Gas Elpiji 3 kg Dikeluhkan Warga

799 views

Muara Bungo – Kebutuhan masyarakat dalam penggunaan gas elpiji dikabupaten bungo terus meningkat, terutuma gas elpiji 3 kg. Namun hal ini pula yang menjadi sasaran empuk, bagi oknum oknum yang tidak bertanggung jawa, demi mendapatkan keuntungan lebih besar.

Pengguna gas elpiji 3 kg , mulai mengeluhkan terkait kurangnya berat elpiji, pasalnya , saat membeli gas 3 Kg yang masih bersegel, ternyata setelah ditimbang tidak sampai 3 Kg berat bersihnya. Seperti yang dikatakan Epi Hendri (30), pedagang Pasar Atas Muarabungo.

“Saya beli gas sampai dua tabung dalam sehari untuk berjualan makanan, namun setelah ditimbang jarang sekali berat yang sesuai,” ujarnya.

Namun ditempat terpisah Darmayenti (42), Ibu rumah tangga (IRT). Mengakui selama ini dia membeli gas dengan agen manapun jarang berat total termasuk tabung sampai 8 Kg. Malah terkadang setelah gas habis, ternyata berisi air. “Ini permainan apa yang dilakukan pihak SPBE,” ujarnya.

Pantauan rakyatjambi.co , dipasar atas Muara Bungo , terdapat beberapa gas elpiji 3 kg yang dijual diagen agen berat nya kurang sekitar 2 sampai 3 ons, namun jika ada 10.000 warga yang membeli gas setiap hari, jumlahnya cukup banyak.

Imron (33), agen gas di Pasar Atas membenarkan kalau berat total gas sering kurang dari 8 kg. Tapi bukan pihaknya yang mengurangi. “Memang sudah dari SPBE”. Karena itu, dia meminta pemerintah maupun aparat penegak hukum melalui instansi terkait memperhatikan persoalan ini, karena permasalahan ini sudah berlangsung lama. “ujarnya.

Terpisah, Humas SPBE Bungo, Satrio Utama dikonfirmasi membenarkan terkadang ada tabung gas 3 Kg beratnya kurang. Namun, jika kekurangan itu hanya 10-23 tabung itu lumrah, karena terkadang kesalahan karyawan yang tergesa-gesa dalam bekerja.

Saat ditanyakan tentang air yang sering ditemukan di dalam tabung Satrio membantah. katanya, itu bukan air, tapi gas yang sudah basi. (ah)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait