Tinjau Kebun Nanas, Kopi dan Panen Padi, Bupati Romi Tantang Petani

196 views

MUARASABAK, RJC – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) H. Romi Hariyanto, SE hari ini Selasa (30/3/21) ikut memanen padi di lahan pertanian masyarakat Desa Kota Kandis Kecamatan Dendang. Bupati sempat berdiakusi panjang sembari makan siang bersama petani di lahan persawahan. Kepada petani, Bupati menantang agar tahun ini bisa menanam dua kali. Tantangan itu disambut kesanggupan petani yang berjanji Mei ini kembali melalukan penanaman untuk kedua kalinya.“Saya mau lihat petani sanggup tidak tahun ini panen dua kali, kalau sanggup saya berjanji akan memperjuangkan permintaan para petani untuk menghadirkan Minapadi dan mendukung rencana membangun spot pariwisata di sini,” tantang bupati.

Saat berdiskusi sebelum melakukan panen tadi siang, sejumlah topik dibahas dalam diskusi santai di pematang sawah kelompok tani “Hidup Baru” yang mempunyai luasan lebih kurang 50 hektar. Terungkap petani bersepakat membuat lahan persawahan mereka menjadi spot pariwisata. Letak persawahan yang berada di pinggiran sungai Batanghari menjadikan petani optimis rencana itu cukup prospektif. Mereka akan memanfaatkan saluran persawahan yang ditata sedemikian rupa dengan menghadirkan saung – saung tempat pengunjung. Saluran pengairan sawah akan diisi ikan sebagaimana konsep Minapadi. “Saya tidak janji hal ini akan terwujud seratus persen, tapi jika memang APBN tidak bisa mengakomodir kita akan coba melalui APBD, saya ingin petani, PPL dan pemuda di desa ini tetap semangat mewujudkan rencana ini, intinya kita akan dukung,” tegas bupati.

Sebelum panen di desa Kotakandis, Bupati sempat singgah di Desa Jatimulyo. Di desa ini Bupati berdiskusi cukup panjang dengan para petani kopi dan nanas. Diskusi juga berlangsung santai di rumah produksi olahan nanas. Dalam diskusi ini juga hadir perwakilan Petrochina, KKKS pengelola blok migas Jabung yang beroperasi di Tanjab Timur dan Tanjab Barat. Perusahaan migas ini sejak dua tahun lalu memang diberi tanggungjawab mendukung program pengembangan kopi liberika. Saat ini sejumlah desa di Tanjab Timur sedang giat mengembangkan liberika. Berdampingan dengan liberika, petani di kecamatan Dendang juga giat mengembangkan nanas organik.

Terungkap dari total 50 hektar liberika yang ditanam, saat ini ada sekitar dua hektar yang gagal karena terdampak banjir beberapa waktu lalu. Kepada bupati petani meminta tambahan bibit sekitar dua ribu lima ratus lagi. “Saya kira ini bisa jadi catatan teman – teman dari Petrochina semoga bisa dibantu. Namun saya juga berharap Petro juga bisa membantu petani nanas. Terutama terkait dengan pengembangan produk turunan seperti jus nanas kemasan yang saat ini sudah produksi,” tandas Bupati.

Menanggapi diskusi Bupati dan petani itu, perwakilan Petrochina, Yudha Ramdani mengatakan segera meneruskan kepada pimpinan perusahaan. Petrochina, ujar Yudha, sangat respon dengan program – program yang menjadi kegiatan Pemkab Tanjab Timur terutama program terkait kegiatan masyarakat secara langsung seperti petani.(4N5/doc)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait