TNI-Polri Berkolaborasi dengan BPBD Tinjau Area Revitalisasi Kanal dan Lahan Gambut, Kanal Disekat

105 views
banner 468x60)

MUAROJAMBI – Kapolres Muarojambi dan Jajaram Bersama TNI Dan BPBD meninjau area revitalisasi kanal di lahan gambut untuk mencegah karhutla. Mereka melakukan penyekatan kanal di lahan gambut. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Lahan gambut bilamana terbakar akan sulit dipadamkan. Pencegahan lebih awal dengan merevitalisasi sekat kanal diharapkan akan membasahi lahan gambut dan menjaga tinggi muka airnya sehingga selalu basah,” kata kasubag Humas polres muaro jambi AKP. Amradi Selasa (23/2/2021).

Kasubag Humas Polres Muarojambi Akp Amradi menuturkan karhutla terjadi karena faktor kesengajaan dan kelalaian manusia. “Penyebab kebakaran terbesar adalah ulah manusia yang sengaja membakar untuk membuka lahan atau lalai karena memasak saat memancing, mencari madu hutan, atau bahkan oleh pembalak kayu,” ujar dia.

 

Kata dia Masyarakat dihimbau tidak membakar hutan dengan sengaja maupun tidak, karena bila terjadi kebakaran dapat merugikan masa depan anak cucu atau generasi kita kedepan.

 

Lanjutnya, masih adanya kegiatan penebangan hutan secara liar terbukti ketika Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto bersama TNI, Polri, dan BPBD meninjau lokasi sekat kanal lahan gambut yang akan direvitalisasi siang kemarin. “Patroli menemukan gubuk yang diduga digunakan pembalak kayu, yang melarikan diri ketika melihat petugas datang dari jauh,” ucap  Amradi.

 

Amradi menerangkan untuk menuju lokasi kanal lahan gambut bukanlah hal yang mudah. Tim gabungan harus melewati lahan gambut yang permukaannya labil dan memakan waktu yang cukup lama.

 

“Lahan gambut cukup berat untuk dicapai, karena di kanal banyak terdapat potongan-potongan kayu, dan kaki akan terbenam bila menginjak lahan gambut. Kanal di lahan gambut menuju ke hulu memiliki elevasi tanah yang berbeda, sehingga untuk mencapai hulu, petugas mesti mengangkat perahu ke kanal yang lebih tinggi. Demikian pula sebaliknya saat akan kembali ke hilir,” terang

 

Sementara itu Kepala BPBD Muarojambi Firdaus mengatakan, BPBD Muarojambi juga terjun langsung bersama Polisi dan TNI dalam upaya bersama sama mencegah dan memadamkan api bila terjadi Karhutla. “Area yang terbakar kemarin mencapai Dua Hektar. Kami berharap masyarakat yang pergi memancing, atau yang membuka lahan, supaya jangan membuang puntung rokok sembarangan. Karna lahan gambut setebal dua meter ini rentan terhadap kebakaran apalagi ada angin kencang, Saya berharap betul agar semua eleman masyarakat dapat mematuhinya,”Tandasnya. (Lif)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)