Budidaya Ikan Mina Padi Menjanjikan

banner 468x60)

MUARASABAK – Untuk meningkatkan ketahanan pangan serta produktifitas Petani, Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), kedepan akan mengembangkan budidaya ikan dengan sistem mina padi.

Sistem mina padi merupakan pola integritas antara pertanian dan budidaya ikan dalam satu lahan. Ikan akan dibudidayakan pada air di sela-sela tanaman padi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjabtim Ibnu Hayat, mengatakan, sistem budidaya ikan dengan mina padi tersebut lebih menguntungkan dibandingkan keramba.

Petani dapat memproleh keuntungan ganda sekaligus dari satu lahan. Selain memperoleh panen padi petani juga bisa memanen ikan sekaligus.”Mina padi ini lebih minim resiko dibandingkan budidaya ikan keramba, yang perlu dijaga hanya keasaman air yang bisa menyebabkan ikan kerdil,” ujar Ibnu Hayat, kepada RCJ pada Jumat (18/5).

Selain itu, menurut Ibnu Hayat, sistem Mina Padi ini cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Tanjabtim hanya bisa jenis ikan Nila, Mas, gurami dan tembakang.”Rerata lahan pertanian petani kita kan menggunakan saluran air atau anak parit jadi saat kemarau atau lahan padi dikeringkan ikan berkumpul di situ semua. Yang perlu ditambah itu hanya jaring di tepi-tepi lahan untuk mengantisipasi ikan keluar saat musim hujan dan banjir,” jelas Ibnu Hayat.

Bantuan mina padi ini akan diberikan kepada kelompok tani, dengan total seluas 60 hektare.”Kalau satu hektare saja akan diisi 1000 ekor bibit ikan, kami harus menyiapkan 60.000 Ribu bibit ikan, beserta pakan dan Jaringnya. Kita akan usulkan ini di Tahun 2019 dari dana APBN,” ungkap Hayat.(4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)