Menyorot Pariwisata Diusia 20 Tanjabtim

580 views
banner 468x60)

MUARASABAK, RJC – Disampaikan Arie Suryanto Pengamat Pariwisata Mencermati dan mengamati berbagai Kebijakan Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Romi Hariyanto sebagai Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

 

Tentunya banyak persoalan dan permasalahan yang harus dituntaskan menjelang berakhirnya jabatan beliau. Bupati perlu melakukan kajian secara komprehensif yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi.

 

Selama Dinas Pariwisata belum dipisahkan dengan Budaya pemuda dan olahraga, masih belum fokus dalam pengembangan destinasi pariwisata yang ada diwilayah Kabupaten Tanjabtim serta juga dilihat kantor Pariwisata di Bukit Menderang juga tidak menggambarkan ciri khas daerah dan seharusnya memiliki aicon khas Kabupaten Tanjabtim, tukas Arie Suryanto.

 

Salah satunya Festival Mandi Safar yang setiap tahun pelaksanaan event tersebut, anggarannya masih di subsidi melalui APBD Kabupaten Tanjabtim Namun sampai saat ini belum mampu memberikan kontribusi yang berarti dalam memajukan pengembangan sektor pariwisata, sehingga muncul kesan, bahwa kegiatan Mandi Safar hanya menghambur-hamburkan anggaran saja, terang Arie Suryanto.

 

Lanjut Arie Suryanto, Sejarah event Mandi Safar sudah dilakukan sejak Pemerintahan Drs.H.Abdullah Hich sebagai Bupati pertama yang memimpin Kabupaten Tanjabtim sampai pada Pemerintahan Zumi Zola dan Pemerintahan Romi Hariyanto yang saat ini menjabat sebagai Nahkoda di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.

 

Diusia 20 tahun Kabupaten Tanjabtim sebagai salah satu Kabupaten Pemekaran, tentu ada baiknya, jika momen ini kita jadikan sebagai salah satu upaya dalam melakukan intropeksi diri terhadap implementasi kebijakan pembangunan apa saja yang telah dicapai selama ini dan apakah kebijakan tersebut sudah berpihak pada kepentingan publik terutama memiliki azas manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, jelas Arie Suryanto.

 

Dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan harus banyak belajar dengan daerah-daerah yang telah sukses menyelenggarakan event, seperi festival Danau Kerinci, Festival Jember, Festival Makassar Internatioal Eight Forum serta festifal-festifal lainnya.

 

Kita harus prihatin melihat kemajuan yang telah dicapai selama ini, namun sangat disayangkan, bahwa sampai hari ini Kabupaten Tanjabtim belum memiliki identitas diri yang bisa dijadikan sebagai Ikon resmi yang mampu mengundang minat orang untuk datang berkunjung ke Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, papar Arie Suryanto.

 

Saran saya kepada Bupati Romi Hariyanto, bahwa kegiatan Mandi Safar sebaiknya di evaluasi, karena dari tahun-ketahun kegiatan ini belum mampu memberikan dampak yang sangat berarti bagi pertumbuhan industri pariwisata.

 

Selain itu tindak lanjut Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) yang telah disahkan menjadi Perda harus di tindak lanjuti, sehingga terkesan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tanjabtim tidak mampu menterjemahkan tentang apa tujuan di terbitkannya Perda tersebut, karena tujuan dari penyusunan RIPPARDA tersebut, tentunya sangat terintegrasi dengan pertumbuhan industri ekonomi kreatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Intinya adalah, bahwa event kegiatan Mandi Safar, harus benar-benar memberikan dampak positif dan jika perlu kedepannya kegiatan Mandi Safar ini, kita serahkan langsung kepada masyarakat, sementara peran Pemerintah Daerah hanya sebatas koordinasi,  memfasilitasi, supervisi dan pembinaan.

Untuk anggaran pembiayaan kegiatan Mandi Safar, sebenarnya tidak lagi dibebankan kepada anggaran  APBD, kita banyak memiliki perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tanjabtim melalui dana CSR atau melakukan kerjasama dengan berbagai Kementerian diantaranya Kementrian Pariwisata, Kementerian Maritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian LHK.

Kuncinya adalah kemampuan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tanjabtim dalam mengusulkan kepada Pemerintah Pusat.ungkap Arie Suryanto. (4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)