Monitoring Biasa Terbantahkan

banner 468x60)

Awalludin : Melihat Pergerakan Ayam dan Daging Beku bersaing Harga

MUARASABAK, RJC – Disampaikan Awaludin Kabid Perdagangan Dinas Perindag Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) telah melaksanakan monitoring harga Barang di Pasar Tradisional berlokasi di Kelurahan Talang Babat Kecamatan Muarasabak Barat Bersama Satgas Pangan, Sekda dan Kapolres serta OPD terkait pada pagi Kamis (17/5).

Monitoring Biasa yang dilakukan oleh Satgas Pangan utamanya melihat pergerakan harga sembako pada saat bulan suci Ramadhan, dari hasil monitoring ada beberapa sembako yang masih tinggi, yakni ayam potong dari harga Rp.45.000 naik menjadi Rp.50.000, hasil konfirmasi kami kepara pedagang memang harga pengambilannya di jambi memang sudah tinggi, menyebabkan harga ecer di Tanjabtim juga naik, terang Awaludin.

Selain Ayam juga telur ayam mengalami kenaikan yang semula seharga Rp.1.400 mengalami sedikit kenaikan menjadi Rp.1.500, selainnya masih pada harga normal seperti cabe, bawang dan barang dalam kemasan pergerakan harga masih dibawah 5 persen, beber Awaludin.

Saat disinggung harga daging beku Rp. 80.000 Ribu mengalami kenaikan yang cukup bersaing mencapai harga Rp.130.000 dipasar? Diakui Awaludin ditemukan ada pedagang yang sebenarnya juga baru mencoba menjual daging beku, tukasnya.

Diakui pedagang daging beku lebih kurang 20 Kg, menjual dengan harga yang sangat jauh dari yang ditentukan, seharga Rp.130.000 Ribu, seharusnya harga daging beku yang dikeluarkan daging bulog, Hetnya hanya Rp.80.000, Kamipun mungkin bersama team nantinya mengkomunikasikan dengan Bulog, rupanya asumsi masyarakat Tanjabtim tidak mau beli daging beku dengan adanya temuan tadi terbantahkan, jika masyarakat mau kami dari pemkab akan melakukan operasi pasar daging beku di Tanjabtim, ini yang perlu ditindaklanjuti sekarang ini, pungkal Awaludin. (4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)