Rakor Tim Pokja Kampung KB, Agus : Lima Faktor Utama Keberhasilan Kampung KB

banner 468x60)

Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi, Agus Sunaryo, Kamis (31/1) bertempat ruang utama Kantor Gubernur Jambi membuka pertemuan kelompok kerja advokasi tingkat Provinsi dalam rangka rapat koordinasi tim Pokja kampung Keluarga Berencana (KB) Provinsi Jambi.

Kampung KB adalah program bidang kependudukan yang sejalan dengan agenda prioritas pembangunan pemerintah (nawacita) ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, hal ini dikatakan Agus dalam sambutannya.

Selain nawacita ketiga, dirinya juga menyampaikan nawacita kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan pendidikan, dan nawacita kedelapan adalah melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan.

” Dalamnya petunjuk teknis pengertian Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat desa dengan kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan antara program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga dengan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat,” ujar Agus.

Agus mengemukakan, Kampung KB merupakan tempat terintegrasinya program pembangunan dari seluruh lintas sektor. “Lingkup kegiatan Kampung KB tidak hanya fokus pada kegiatan program KKBPK saja melainkan ada kegiatan kesehatan reproduksi, ketahanan dan pemberdayaan keluarga, pembangunan permukiman, pendidikan hingga peningkatan sosial ekonomi masyarakat. Maka pada pelaksanaan Kampung KB lintas sektor dilibatkan secara aktif,” lanjutnya.

Dirinya menuturkan lima faktor utama keberhasilan Kampung KB yaitu, komitmen kuat dari pemangku kebijakan di semua tingkatan,bintegrasi lintas sektor, optimalisasi fasilitas dan dukungan mitra kerja semangat dan dedikasi pengelola Kampung KB termasuk petugas lini lapangan KB lima partisipasi masyarakat.

“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan ungkapan ini bisa digunakan untuk menggambarkan pentingnya keterlibatan semua pihak terutama lintas sektor dalam implementasi Kampung KB bukan hanya peningkatan capai kami saja yang akan dilihat melainkan juga capaian bidang lainnya seperti kesehatan sosial ekonomi pendidikan dan lain-lain maka dari itu dalam menjalankan program Kampung KB semua pihak perlu dilibatkan baik pemerintah pusat pemerintah daerah lembaga non pemerintah dan swasta semua punya peran penting yang saling berkaitan satu sama lain mulai membuat peraturan hukum membantu masyarakat dalam menjalankan program di lapangan,” tuturnya.

Kampung KB juga merupakan perwujudan dari Sinergi antara beberapa Kementerian terkait dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah mitra kerja dan pemangku kepentingan serta tidak ketinggalan partisipasi langsung masyarakat setempat.

“Oleh sebab itu Kampung KB ini diharapkan menjadi miniatur atau gambaran dari sebuah desa yang didalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan kependudukan KB dan pembangunan keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistematik dan sistematis,” katanya.

“Keberadaan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB tingkat Provinsi Jambi sebagai tim kerja yang beranggotakan para pemangku kepentingan di tingkat provinsi yang berasal dari perwakilan pemerintah mempunyai tugas dan tanggung jawab melakukan advokasi kebijakan di tingkat provinsi dan pembinaan serta pemantauan kegiatan advokasi Kampung KB di tingkat kabupaten kota,” pungkas Agus. (*/Syah)

Comments

comments

banner 468x60)

Agus : Lima Faktor Utama Keberhasilan Kampung KB Rakor Tim Pokja Kampung KB

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)