Bina Marga Tanjabtim Ungkap Detail 25 Proyek Jalan 2025: Rigid, Aspal, Agregat hingga Jembatan Dibangun Bertahap

541 views

 

Tanjabtim, Rakyatjambi.co – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Susiana, resmi membeberkan rangkaian 25 kegiatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan tahun anggaran 2025. Proyek-proyek tersebut mencakup pekerjaan rigid pavement, aspal, agregat kelas B, pemasangan box culvert, hingga pembangunan jembatan 36 meter. Rabu (10/12/2025).

Rigid 11 Kegiatan: 4,46 Km Ditangani, Fokus di Titik Rusak Berat

Sebanyak 11 kegiatan rigid ditetapkan berdasarkan perencanaan teknis dan urgensi perbaikan pada ruas-ruas dengan kerusakan berat. Kontrol mutu dilakukan melalui uji material, uji kuat tekan beton, hingga pengawasan ketat saat pengecoran. Semua ruas merupakan peningkatan baru, bukan tambal sulam.

Aspal 4 Kegiatan: 1,6 Km, Dipilih Karena Tanah Stabil Dilaksanakan pengaspalan berdasarkan perencanaan teknis

Tahun ini hanya ada 4 kegiatan aspal. Ruas yang dipilih merupakan jalur dengan kondisi tanah stabil dan volume kendaraan cukup tinggi, sehingga pengaspalan dinilai paling efisien. Kualitas aspal dijaga dengan uji ketebalan dan pengawasan teknis lapangan.

Agregat Kelas B 6 Kegiatan: 2,73 Km sebagai Penanganan Sementara

Pekerjaan agregat kelas B disiapkan sebagai solusi sementara menuju peningkatan permanen seperti aspal atau rigid. Keberlanjutan peningkatan bergantung pada ketersediaan anggaran daerah maupun pusat. Pengawasan dilakukan melalui uji kepadatan dan kontrol pemadatan.

4 Box Culvert Dipasang untuk Amankan Drainase

Sebanyak 4 unit box culvert dipasang untuk memperlancar aliran air dan menjaga akses masyarakat. Kapasitasnya sudah disesuaikan dengan debit air di lapangan.

perencanaan box Sudah sesuai dengan kajian teknis, pemasangan diprioritaskan agar tidak mengganggu parit dan aliran alami.

Jembatan 36 Meter: Dorong Konektivitas Antarwilayah

Pembangunan jembatan sepanjang 36 meter telah dilengkapi DED dan pengawasan mutu meliputi uji material hingga monitoring konstruksi. Jembatan ini diproyeksikan menjadi akses vital penghubung mobilitas warga.

Pengawasan Diperketat, Mitigasi Keterlambatan Disiapkan

Bina Marga memastikan semua kegiatan melalui verifikasi survei lapangan, inspeksi berkala, dan serangkaian uji teknis. Untuk mencegah keterlambatan, disiapkan langkah pengendalian seperti koordinasi intensif dengan pelaksana, kontrol harian di lapangan, dan perencanaan yang lebih terukur.

Komitmen 2025: Jalan Mantap, Aman, dan Terhubung

Pemkab Tanjabtim menegaskan fokus jangka panjang pada pembangunan jalan yang mantap, berkelanjutan, dan menghubungkan kawasan ekonomi serta permukiman masyarakat. (Rudi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait