Tanjabtim, Rakyatjambi.co – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Susiana, resmi membeberkan rangkaian 25 kegiatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan tahun anggaran 2025. Proyek-proyek tersebut mencakup pekerjaan rigid pavement, aspal, agregat kelas B, pemasangan box culvert, hingga pembangunan jembatan 36 meter. Rabu (10/12/2025).
Rigid 11 Kegiatan: 4,46 Km Ditangani, Fokus di Titik Rusak Berat
Sebanyak 11 kegiatan rigid ditetapkan berdasarkan perencanaan teknis dan urgensi perbaikan pada ruas-ruas dengan kerusakan berat. Kontrol mutu dilakukan melalui uji material, uji kuat tekan beton, hingga pengawasan ketat saat pengecoran. Semua ruas merupakan peningkatan baru, bukan tambal sulam.
Aspal 4 Kegiatan: 1,6 Km, Dipilih Karena Tanah Stabil Dilaksanakan pengaspalan berdasarkan perencanaan teknis
Tahun ini hanya ada 4 kegiatan aspal. Ruas yang dipilih merupakan jalur dengan kondisi tanah stabil dan volume kendaraan cukup tinggi, sehingga pengaspalan dinilai paling efisien. Kualitas aspal dijaga dengan uji ketebalan dan pengawasan teknis lapangan.
Agregat Kelas B 6 Kegiatan: 2,73 Km sebagai Penanganan Sementara
Pekerjaan agregat kelas B disiapkan sebagai solusi sementara menuju peningkatan permanen seperti aspal atau rigid. Keberlanjutan peningkatan bergantung pada ketersediaan anggaran daerah maupun pusat. Pengawasan dilakukan melalui uji kepadatan dan kontrol pemadatan.
4 Box Culvert Dipasang untuk Amankan Drainase
Sebanyak 4 unit box culvert dipasang untuk memperlancar aliran air dan menjaga akses masyarakat. Kapasitasnya sudah disesuaikan dengan debit air di lapangan.
perencanaan box Sudah sesuai dengan kajian teknis, pemasangan diprioritaskan agar tidak mengganggu parit dan aliran alami.
Jembatan 36 Meter: Dorong Konektivitas Antarwilayah
Pembangunan jembatan sepanjang 36 meter telah dilengkapi DED dan pengawasan mutu meliputi uji material hingga monitoring konstruksi. Jembatan ini diproyeksikan menjadi akses vital penghubung mobilitas warga.
Pengawasan Diperketat, Mitigasi Keterlambatan Disiapkan
Bina Marga memastikan semua kegiatan melalui verifikasi survei lapangan, inspeksi berkala, dan serangkaian uji teknis. Untuk mencegah keterlambatan, disiapkan langkah pengendalian seperti koordinasi intensif dengan pelaksana, kontrol harian di lapangan, dan perencanaan yang lebih terukur.
Komitmen 2025: Jalan Mantap, Aman, dan Terhubung
Pemkab Tanjabtim menegaskan fokus jangka panjang pada pembangunan jalan yang mantap, berkelanjutan, dan menghubungkan kawasan ekonomi serta permukiman masyarakat. (Rudi)






