DPRD Tanjabtim Gelar Paripurna Mendengarkan Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Inisiatif Dewan

352 views

MUARASABAK – DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menggelar acara Paripurna dalam rangka mendengar pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Pengantar Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD tahun 2019, Senin (17/06/2019).

Pandangan umum diawali oleh fraksi PAN mengapresiasi kepada pemerintah Tanjabtim terhadap hasil BPK RI memperoleh WTP semoga dapat dipertahankan.

Untuk 3 Ranperda tahun 2019 dapat dibahas bersama, dan para OPD mempersiapkan dokumennya, agar pembahasan berjalan lancar dan memperoleh hasil maksimal serta bermanfaat bagi Masyarakat Tanjabtim.

Fraksi PDI Perjuangan tidak henti -hentinya mengiangatkan kepada OPD untuk menyiapkan dokumen dan data secara matang pada saat pembahasan sehingga proses pembahasan dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal serta terhadap realisasi jumlah pendapatan daerah sebesar Rp.1.093.500.510.955,44 memintah penjelasan terperinci tentang sumber- sumber pendapatan daerah.

Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi pemkab Tanjabtim meraih WTP dan beberapa poin lainnya pandangan umum yang disampaikan pada paripurna tersebut.

Dilanjutkan Fraksi Hanura meminta pihak eksekutif dan DPRD lebih fokus dan lebih serius bagaimana efisienĀ  dan efektifitas penggunaan APBD untuk sedapat mungkin pencapaian visi dan misi Kabupaten Tanjabtim, meminta pemda juga mengoptimalkan pengelolaan dan pengawasan aset -aset sampai dengan terwujudnya kepentingan rakyat.

Fraksi BBI meminta permasalah klasik terjadi tiap tahun yakni Silva yang begitu besar, berharap kepada kepala daerah untuk mengevaluasi terhadap dinas dan instansi yang menimbulkan silva besar sehingga anggaran dapat dipergunakan dan bermanfaat lebih maksimal serta dirasakan masyarakat.

Terakhir dari Fraksi KDN memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pemda Tanjabtim, atas upaya yang telah dilakukan sehingga memperoleh WTP dan juga menyetujui untuk dibahas pada tingkatan selanjutnya.

Sementara Sekda Tanjabtim sapril berkata Ranperda tentang buta aksara alquran sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai agama khususnya generasi muda yang merupakan sumber ilmu dan moral.

Karena membebaskan dari buta aksara alquran sangat penting dan merupakan pintu masuk untuk memahami isinya, untuk mengatasi degradasi moral saat ini, khusus terjadi dikalangan remaja, maka pentingnya sosialisasi alquran adalah solusinya, kami sependapat mengatasi buta aksara alquran perlu dituangkan dalam perda Kabupaten Tanjabtim, ungkap Sapril. (4N5/Soc)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait