Gelar Takbiran Kubro, Peralatan Dapur Santri Pesantren Al-Inayah jadi Alat Musik Pengiring

471 views

TEBO – Malam takbiran menyambut datangnya hari raya Idul adha tahun 2021 atau 10 Dzulhijjah 1442 H, di Pesantren Al-Inayah Kabupaten Tebo meriah.

Seluruh santri pesantren Al-inayah Pusat keluar kamar asrama mengikuti takbir yang digelar serentak di masing-masing areal Pesantren asuhan KH. Muhammad Rifa’i Abdullah dan Umi Hj. Sumiyati Khilyatun Hasanah, Senin malam 19 Juli 2021 itu.

Banyak keunikan kreasi santri tertangkap kamera paparazi saat mereka (santri-red) menggelar takbiran Senin malam tersebut. Salah satunya suara merdu takbir kubro diiringi irama peralatan musik dari perlengkapan dapur, seperti ember, galon air, botol dan peralatan lainnya. Peralatan sederhana kreativitas santri ini dipakai mengiringi lomba takbir perkelompok dari Asrama masing-masing santri A, B, C, D, dan E di Lapangan Pesantren AL-Inayah masing2 tempat sedangkan yang Putra di AL-Inayah 3.

Meski dengan peralatan sederhana, namun kepiawaian santri mengiringi alunan takbir, menjadi suplemen semangat bagi santri mengumandangkan takbir semakin kencang. Samahal dengan suasana takbir akbar di lingkungan Pesantren Al-Inayah 2 Putri.

Ide-ide kreatif santri menggelar event mewah enak dipandang serta didengar tanpa harus mengocek belanja yang besar, seperti memanfaatkan peralatan cukup sederhana tersebut, jadi jurus jitu santri menjadikan pengasuh mereka Hj. Sumiyati Khilyatun Hasanah, bertambah bangga memiliki Pesantren dengan santri-santri memiliki kreativitas diluar nalar. “Saya sempat tak percaya dengan alat-alat yang sederhana ini bisa menjadikan suasana bertambah meriah, alunan musik dengan suara takbir bisa seiring, kreatif ini lah yang kita butuhkan, walaupun kita punya fasilitas Drumband bisa dimanfaatkan tapi mereka bisa bereksprimen dengan alat-alat itu, salut saya, ” tutur Pengasuh Pesantren Al-Inayah yang notebenenya juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Tebo kepada media ini.

Apa yang diperlihatkan santri malam takbiran Hari Raya Idul Adha tahun ini diakui Umi Al-Inayah, panggilan akrabnya Hj. Sumiyati Khilyatun Hasanah, sudah menggambarkan otak anak anak asuhnya sesuai dnegan visi-misi Pesantren Al-Inayah mencetak santri ahli dzikir, ahli fikir, dan ahli ihtiyar yang handal dan terampil “Apa yang telah dilakukan santri mencerminkan kemajuan cara pikir mereka, selain ahli dalam penguasaan tiga bahasa program prioritas Pesantren Al-Inayah seperti Bahasa Arab, Inggris dan Bahasa Mandarin, ” tambah Umi. (opi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait