Giliran Wali Santri Baru Pesantren Al-Inayah 1 Dipertemukan dengan Abah & Umi sang Pengasuh

586 views

TEBO – KH. Muhammad Rifa’i Abdullah bersama isteri tercintanya Hj. Sumiyati Khilyatun Hasanah (Umi) yang juga menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Demokrat, DPRD Kabupaten Tebo, sejak beberapa hari terakhir disibukan dengan urusan pondok pesantren milik mereka.

Setelah sehari sebelumnya menggelar acara silaturahmi Pengasuh bersama wali santri baru yayasan Pondok Pesantren Al-Inayah II Putri, yang berlokasi di Jalan Lesmana, Unit I, Desa Perintis, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, hari ini Sabtu 03 Juli 2021 kegiatan serupa kembali mereka laksanakan di Pesantren Al-Inayah I.

Menurut schedule kegiatan temu wali santri baru dengan maksud mempererat jalinan silaturahmi antara wali santri dan pengasuh serta memperkenalkan lingkungan pesantren ini akan berlangsung beberapa hari kedepan, atau sampai giliran Pondok Pesantren Al-Inayah yang ke-6 milik mereka juga kelar digelar.

 

Pengasuh Pesantren Al-Inayah KH. Rifa’i Abdullah, dalam pidatonya
menyampaikan kepada wali santri bagaimana anak agar krasan, nyaman di pesantren, para orang tua diminta agar mendoakan mereka (santri-red) dan tidak di jenguk sebelum 41 hari. “Melarang wali santri menjenguk anak-anak kita tujuannya tidak lain dan tidak bukan demi kepentingan pendidikan anak kita semua karena selama 41 hari itu adalah masa transisi anak menyesuaikan tempat dan lingkungan, setelah itu silahkan datang berkunjung kita sangat open, ” ujar Kiyai yang humoris tapi tegas ini disambut tepuk tangan para wali santri yang hadir.

Melengkapi pernyataan kiyai yang akrab disapa abah itu, pendamping setianya Umi Hj. Sumiyati Khilyatun Hasanah menjelaskan, jika langkah wali santri menitipkan putra dan putri generasi penerus bangsa yang berahlak mulia di pesantren milik mereka sudah tepat, karena Pesantren Al-Inayah memiliki visi yang nyata yakni mencetak generasi muda ahli fikir, ahli dzikir dan ahli ihtiyar yang handal dan termapil.

“Di Pesantren kita juga diajari life skill atau keterampilan hidup agar santri lulusan Pesantren Al-Inayah bisa mandiri, ” terang Umi. (opi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait