Jamur Akar Putih Ancam Perkebunan Karet Petani

596 views

Muara Bulian- Rabu, (24/07) penyakit jamur akar putih membayangi tanaman karet petani di Kabupaten Batanghari. Jika tidak di antisipasi, tanaman karet dapat terancam mati karena jamur akar putih ini merupakan salah satu penyakit terpenting pada tanaman karet.

Kepala Bidang Penyuluhan Pengolahan Pemasaran Dinas Perkebunan Kabupaten Batanghari Sry hartati,M.Si mengatakan , jamur akar putih ini merupakan salah satu momok buat tanaman karet, jadi memang harus di musnahkan karena dampaknya sangat positif dan sangat merugikan bagi petani, karena dapat menurunkan tingkat produksi. Untuk wilayah yang dominan terserang jamur akar putih ini yaitu berada di Kecamatan Pemayung, Kecamatan Bajubang Dan Kecamatan Muara Tembesi karena disana masih banyak terdapat tanaman karet.

Disini Dinas Perkebunan ada uppt Dinas Perkebunan Batanghari yang mana ada dua daerah UPPT yaitu dari barat dan dari timur. Dan disini juga di tugaskan 2 orang untuk memeriksa kepada kelompok-kelompok tani perkebunan, yang mana nanti mereka akan melakukan kunjungan ke lokasi apabila ada serangan jamur akar putih tersebut maka mereka akan segera melakukan tindakan, paling tidak dia langsung melaporkan ke dinas perkebunan Batanghari atau Provinsi.

Jika hal ini harus di tangani secara fisik maka akan di lakukan penangan langsung ke lokasi, jikalau belum maka ini hanya sebatas di lakukan penyuluhan saja dengan cara menyuruh warga untuk melakukan pembersihan kebunnya. Untuk serangan jamur akar putih ini sendiri itu terjadi di semua umur karet tidak menutup kemungkinan untuk kebun karet yang baru di tanampun bisa di serang. Karena jamur akar putih ini dapat menyebar dengan mudah apalagi terhadap tanah yang mengalami kelembapan atau ada bekas tanaman karet yang sudah tua (Rusak) dan banyak kemungkinan jamur akar putih ini terjadi pada usia karet yang sudah tua.

Kalau untuk penangan jamur akar putih ini ada beberapa alternatif yang dilakukan, Pertama apabila dia sudah eksplosif maka penangannya harus segera atau darurat itu biasanya kita menggunakan kimia pakai baylaton, akan tetapi baylaton inikan harganya mahal dan dampaknya juga tidak bagus karena dapat merusak lingkungan jadi hal ini tidak begitu di sarankan oleh Dinas Perkebunan.

Dan untuk alternatif yang kedua itu kita menggunakan jamur trigudarma yang mana jamur ini dapat memakan sesama jamur. Akan tetapi jamur ini sangat baik dan dapat kita kembangkan supaya dia dapat memakan jamur akar putih tadi. Untuk mendapatkan jamur trigudarma sendiri itu bisa di dapatkan di tempat pengembangan laboratorium yang ada di Pijoan. Memang itu ada pengembang biakannya, indukannya dikembangkan dan itu akan kita sebarkan lagi ke petani perkebunan untuk di tanam.

Disini ada juga cara yang lebih mudah dan banyak yang belum tau, sebenarnya dengan cara membersihkan lahan yang kotor (semak) itu sebenarnya juga dapat mengurangi hal tersebut. Dan juga dapat kita lakukan dengan menanam tanaman tumpang sari seperti tanaman jahe, kunyit, kencur dan laos di sekitaran tanaman karet, lebih baik lagi di tanam di sekitaran tanaman karet muda karena hal ini dapat menekan pertumbuhan jamur akar putih ini sendiri. (RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait