Kasus Ijazah Palsu Mandek

785 views

Hatam Tafsir: Kita masih menunggu petunjuk Menpan.

Beritaduo.com-MERANGIN-Kasus dugaan pengunaan Ijazah palsu PNS dilingkungan pemerintahan Bumi Tali Undang Tambang Teliti, belum ditindaklanjuti, padahal belum lama ini, Wakil Bupati Merangin, Khafid Moein menginstruksikan kepada Inspektorat Kabupaten Merangin, untuk melakukan penelurusan terhadap dugaan penggunaan Ijazah palsu yang dimaksud.

Instruksi wakil bupati ini, disuarakan seiring dengan adanya temuan dari Kemenristek dan Dikti, oknum PNS menhenakan status lulusan Perguruan Tinggi (PT) ilegal seperti tidak memiliki aktifitas perkuliahan, tetapi bisa mengeluarkan ijazah sarjana, dan ijazah ini dibilang ijazah illegal.

Untuk mengantisipasi penggunaan ijazah palsu dikalangan PNS, Pihak Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), telah menginstruksikan kepada masing masing Kepala Daerah untuk segera melakukan penelurusan.

Kabupaten Merangin sendiri, melalui Wakil Bupati Merangin telah memerintahkan Inspektorat Merangin melakukan penelurusan. Sayangnya, Inspektorat Merangin hingga kemarin belum melakukan penelusuran dengan berbagai alasan.

Ditemui beritaduo.com di ruang kerjanya Rabu (26/8), pihak Inspektorat Merangin mengaku masih menunggu petunjuk resmi dari KemenPAN-RB. Ini sebagaimana yang diutarakan Inspektur Inspektorat Merangin, Hatam Tafsir.

‘’Memang ada instruksi itu, namun hingga saat ini kita belum mendapatkan edaran secara resmi dari KemenPAN-RB,” ujar Hatam.

Meski demikian katanya, pihak Inspektorat kabupaten Merangin telah mempersiapkan diri, jika nantinya edaran resmi tersebut di terima, pihaknya dikatakan Hatam sudah siap untuk melakukan penelusuran.

‘’Kalau sudah ada edaran resminya, kita sudah siap untuk melakukan penelururan,” lanjut Hatam.

Namun demikian, Hatam Tafsir menolak berandai-andai saat ditanya terkait kemungkinan adanya pejabat atau pegawai dilingkungan pemkab Merangin yang menggunakan ijazah Bodong atau ijazah palsu.

‘’Kalau itu kita tidak bisa berandai andai, nanti kalau ada penelusuran, tentu kita akan tahu hasilnya seperti apa,” tambah Hatam lagi.

Lebih jauh Hatam memaparkan, untuk saat ini dari pemerintah kabupaten Merangin sendiri Sudah membentuk SK Tim untuk menelusuri kebenaran Ijazah para PNS yang nantinya diduga palsu.

“Kalau SK Tim kita sudah ada, hanya saja masih menunggu petujuk resmi dari KemenPAN, indikator seperti apa bagi PNS yang dikatakan sebagai penguna Ijazah palsu ini yang masih di mohon petunjuk, dan dalam waktu dekat akan di koordinasikan ke KemenPAN,” tutupnya.(my)

 

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait