Layanan Digital Bank 9 Jambi Lumpuh, Nasabah di Muara Sabak Antre Sejak Subuh Demi Cairkan Gaji dan THR

392 views

Rakyatjambi.co | Tanjabtim – Ratusan nasabah Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank 9 Jambi) kembali memadati kantor cabang Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), sejak subuh pada Selasa (17/03/2026). Antrean panjang bahkan sudah terlihat sejak dini hari di tengah bulan suci Ramadan.

Mayoritas nasabah yang datang merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang ingin melakukan transaksi perbankan secara langsung akibat lumpuhnya layanan digital Bank 9 Jambi. Banyak warga memilih datang lebih awal setelah sahur demi mendapatkan nomor antrean.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean telah terbentuk sejak pukul 04.00 WIB. Para nasabah terlihat menunggu di depan kantor cabang agar dapat segera dilayani saat bank mulai beroperasi.
“Sekitar pukul 04.30 WIB, habis sahur saya sudah di sini. Tapi ternyata sudah ada yang lebih dulu menunggu, mereka sudah datang sejak jam 04.00,” ujar Yuldi, seorang ASN yang ditemui di lokasi antrean.

Antrean panjang ini sebelumnya juga menjadi perhatian DPRD Kabupaten Tanjabtim. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Selasa (3/3/2026) lalu, Ketua DPRD Tanjabtim, Hj. Zilawati, menyampaikan bahwa membludaknya nasabah disebabkan layanan mobile banking dan ATM Bank Jambi yang belum pulih.

Akibat gangguan tersebut, berbagai transaksi seperti penarikan gaji, pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), hingga pengecekan saldo harus dilakukan secara manual melalui teller di kantor cabang.

Untuk mengurai antrean, pihak Bank Jambi Cabang Muara Sabak menambah jumlah petugas pelayanan. Teller yang sebelumnya hanya dua orang kini ditingkatkan menjadi lima orang, sementara petugas customer service juga ditambah menjadi empat orang.
Diketahui, layanan digital Bank Jambi seperti ATM dan mobile banking dilaporkan lumpuh sejak terjadinya dugaan peretasan pada Minggu (22/2/2026). Hingga pertengahan Maret 2026, sistem tersebut masih belum sepenuhnya pulih.

Situasi ini semakin diperparah dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan serta persiapan menjelang Idulfitri. Akibatnya, antrean di sejumlah kantor cabang, termasuk di Muara Sabak, sudah terbentuk sejak pukul 04.00 hingga 05.30 WIB atau sesaat setelah warga selesai sahur.“Kami berharap pimpinan Bank 9 Jambi segera berbenah, misalnya dengan menambah teller atau membuka pelayanan khusus, agar kepercayaan nasabah tidak pudar,” ujar Arpah, salah satu nasabah Bank 9 Jambi Kabupaten Tanjabtim.

Ia juga mengaku khawatir jika layanan bank dihentikan sementara menjelang Lebaran. “Kami dengar kabarnya hari ini terakhir bank beroperasi dan akan lanjut setelah Lebaran. Lalu bagaimana nasib kami yang tidak mendapat nomor antrean, padahal sangat membutuhkan uang tunai karena Lebaran sudah dekat,” tambahnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak manajemen Bank 9 Jambi Cabang Muara Sabak belum memberikan keterangan resmi terkait solusi atas gangguan layanan digital yang masih terjadi. (Rudi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait