Heboh, Anak Terlantar Ditemukan Dipinggir jalan

848 views

” Ditubuh Balita Ditemukan Luka Memar”

Muara Bungo– Selasa (25/8) sekitar pukul 9.00 wib pagi , warga Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, dihebohkan dengan penemuam seorang anak perempuan yang terlantar dipinggir jalan, tepatnya didepan SD N 192 Dusun Sungai Buluh.

Pantauan rakyatjambi.co dilapangan anak belia ini telah berada di rumah salah satu warga Sungai buluh bernama erna (33).

“Iya bang untuk sementara gadis yang bernama Nia itu, saya bawa kerumah karena sepertinya dia sock,” ungkap Erna.
Lebih lanjut erna mengatakan, penemuan gadis yang diketahui bernama Nia (15) ini, pertama kali diketahui oleh salah seorang guru SDN 192, namun saat ditanyai tentang identitasnya gadis tersebut enggan berbicara, tetapi saat dirinya mencoba menanyainya gadis tersebut mau menjawab dan ingin ikut dirinya.

“ Waktu itu awalnya ada guru yang liat tapi anak itu diam aja, sekali saya yang ngajak ngobrol dia mau jawab. Saat saya tanyai namanya dia menjawab kalau dia sudah dari subuh tadi berada di pinggor jalan, dan mengaku bernama nia, dan tinggal dikebun serta dirinya mengatakan bahwa ibunya bernama Iba, namun saat ditanya kebunya dimana dia jawab ga tau”.lanjut Erna.

Sementara itu Erwin, yang juga warga Dusun Sungai buluh mengunkapkan jika kemungkinan gadis itu, sebelumnya disiksa oleh orng tuanya dan diusir dari rumah , pasalnya saat diperiksa ada luka memar dibagian punggung gadis tersebut.

“Kayaknyo anak tu mengalami kekerasan, soalnya  ditengok dibagian punggung ado luko memar, kayak habis dipukul kayu”

Rio Dusun Sungai Buluh, Suhardi saat dikonfirmasi mengatakan pihak akan berkoordiinasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) untuk menemukan keberadaan orang tuanya, dan sementara anak tersebut akan dibawa kedinas sosial untuk mendapatkan perlakuan lebih layak.

“Setelah mendengar kejadian ini kami akan segera berkoordinasi dengan pihak dinas sosial untuk berupaya menemukan keberadaan orang tuanya”. tutup Suhardi.(ah)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait