Pemprov & Pemkot Bertengkar, Gara-gara Relokasi Pedagang Pasar Angso Duo

1096 views

Jambi – Jelang relokasi pasar Angso Duo lama ke Pasar Angso Duo baru menimbulkan beberapa polemik antara dua pihak yaitu Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

Pasalnya karena adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan Dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi yang menjelaskan bahwa pada tanggal 30 Oktober seluruh Agen, Sub Agen, dan PKL yang berada di Pasar Angso Duo akan segera dipindahkan ke Pasar Induk Pal X Lingkar Selatan, Talang Gulo.

Hal tersebut membuat pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi angkat bicara. Melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Jambi H.Saipudin.

Saipudin mengatakan sebelumnya pada tanggal 25 Oktober 2017 antara pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengadakan rapat koordinasi dan membentuk tim terpadu, serta yang akan dipindahkan ke Pasar Induk Talang Gulo hanya Agen dan Sub Agen,” awalnya didalam rapat bahwa yang akan dipindahkan itu agen dan sub agen, namun pada tanggal 26 Oktober Disperindag Kota Jambi mengeluarkan surat edaran dan kami sangat menyesalkan hal itu,” sebut H. Saipudin.

Saipudin juga menyayangkan atas pernyataannya disalah satu media online, Komari Kadis Disperindag Kota Jambi mengatakan bahwa pihak Pemkot tidak ada koordinasi kepada pihak Pemerintah Provinsi Jambi,” pernyataan Kepala Dinas Disperindag Kota Jambi itu bohong,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut H. Saipudin menyampaikan didalam daftar undangan rapat penertiban dan pemindahan pedagang pasar angso duo Pemkot Jambi yang turut menghadiri rapat diantaranya Dinas yang terkait dan tim terpadu,” kita punya bukti daftar absen yang pada saat itu kita menggelar rapat koordinasi antara pihak Pemkot dan Pemprov Jambi,” kata H.Saipudin.

H.Saipudin berharap pada intinya agar para pedagang tetap bisa berjualan dan angso duo ini merupakan pasar tradisional yang terkenal,” angso duo adalah icon pasar tradisional yang terkenal, kita berharap bagaimana pedagang tetap bisa berjualan dan angso duo tetap kita pertahankan,” harapnya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait