Temuan BPK di Dinas Pertanian dan Holtikultura Tanjabbar Diduga Belum Dikembalikan, Dewan dengan Sekda Buka Suara

87 views

TANJAB BARAT-Puluhan Juta rupiah uang hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jambi terhadap dinas Pertanian Dan Holtikultura bidang Sarpras di duga belum di kembalikan.

Hal ini disampaikan langsung oleh kepala kantor Inspektorat Tanjab barat,ketika di saat dikonfirmasi awak media terkait hasil temuan BPK tersebut.

“Sampai saat ini belum ada kita terima laporan pengembalian uang dari hasil temuan BPK itu, biasanya ada bukti dari pihak bank menyampaikan ke Inspektorat jika sudah dikembalikan,”tegas Encep, melalui via telepon,Rabu (23/6/21) siang.

Sebelumnya pernah diberitakan,bahwa Saat dikonfirmasi ke dinas Pertanian, Kabid sarana dan prasarana dinas tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung, Ade Rahmawati ST, ME tak menyangkal jika ada temuan dari audit BPK yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.
Dan dengan adanya temuan dari badan pemeriksa keuangan tersebut pihaknya mengakui telah mengembalikan dana temuan itu.

 

Ketua Komisi lll DPRD Tanjab Barat Hamdani, Minta Inspektorat Tindak tegas Hasil Temuan BPK Dinas Pertanian dan Holtikutura Tanjabbarat

Menanggapi hal tersebut,Ketua komisi lll DPRD Tanjabbar Hamdani SE,menuturkan pihaknya memminta inspektorat kabupaten Tanjabbar,untuk bertindak tegas hasil temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi di Dinas Pertanian dan Holtikutura bidang Sarpras.

Diakinya,sesuai dengan aturan harus di proses,itu perintah dari BPK yang menindak lanjuti nya itu pihak inspektorat daerah.

“Kalau benar itu salah proses sesuai aturan jalankan sesuai perintah BPK,kalau tidak juga mengindahkan siap-siap berurusan dengan hukum,”tegas Politisi PDI-Perjuangan ini ketika diminta tanggapan terkait persoalan tersebut.

Terpisah,Sekda Tanjab Barat Agus Sanusi Menjelaskan,untuk mengenai adanya temuan BPK RI dalam kegiatan Dinas Pertanian Dan Hultikultura pada anggaran 2020 lalu, infonya temuan tersebut sudah ditindak lanjuti dan sudah ada pengembalian .

“Pengembalian tersebut sesuai dengan rekomendasi BPK RI perwakilan provinsi Jambi oleh kelompok tani yg menerima bantuan,”terang sekda.

Saat disinggung terkait ada tidak sangsi lain yang akan diberikan kepada dinas selain hanya kembalikan temuan tersebut?

Beliau mengungkapkan, Dana sifatnya bantuan kepada kelompok tani dan langsung masuk ke rekening kelompok dan dilaksanakan oleh kelompok,berarti dinas sifatnya pembinaan dan monev.

“Sehingga secara langsung, tidak terkait ke OPD, apalagi kegiatan bersifat fisik,”tutup sekda.(by/*)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait