Warga Panerokan Digegerkan dengan Penemuan Bayi Perempuan Seberat 3 Kg

120 views

Muara Bulian – Warga Dusun Purwosari RT.04 Desa Panerokan, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari saat ini dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan di belakang rumah warga sekira pukul 05.00 wib pagi tadi. Saat ini bayi tersebut sedang dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh Polsek Bajubang untuk mengetahui siapa orang tua bayi tersebut, dan juga telah dilakukan perawatan lebih lanjut di UPTD Puskesmas setempat. Senin (29/11).

Berdasarkan Keterangan Kanit Reskrim Polsek Bajubang AIPDA RG. Ginting, SH mengatakan, bayi ini ditemukan oleh Misno warga RT. 04 Dusun Purwosari, Desa Panerokan, tepat diatas meja dibelakang rumahnya.

“Dari keterangan pelapor, dirinya mendengar keberadaan bayi sekira pukul 05.00 wib, namun dirinya masih menyangka bahwa itu masih anak tetangganya, dan lama kelamaan, sekira pukul 05.30 wib, elapor masih mendengar suara tangisan bayi tersebut, setelah diperiksa disekeliling rumah, alhasil dirinya menemukan bayi tersebut tepat di atas meja pintu belakang rumahnya,”Kata Ginting.

Dilanjutkan Kanitres Polsek Bajubang, pada saat pukul 05.45 wib, pelapor langsung melakukan langkah cepat untuk melaporkan hal tersebut kepihaknya, sehingga pihaknya pun langsung bergegas ketempat penemuan bayi tersebut.

“Saat kelokasi, kondisi bayi tersebut, terlihat dalam keadaan masih ada tali pusat, dengan keadaan terbaluti jilbab berwarna merah jambu. Melihat hal ini, anggotanya langsung bergegas menghantarkan bayi ke Puskesmas setempat, guna memberi pertolongan cepat terhadap bayi tersebut,”Ungkapnya.

Dirinya menambahkan, saat ini dirinya beserta jajarannya akan berupaya mencari tahu siapa orang tua korban yang sudah tega membuangnya, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

“Jika nanti pelaku tertangkap, maka akan masuk dalam kategori penelantaran, dengan ancaman hukuman minimal kurungan 6 tahun penjara,”Jelasnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari pihak Bidan UPTD Puskesmas Panerokan, Dewi Kurniasih mengatakan, bayi tersebut sebelumnya diantarkan oleh warga Desa Panerokan ke Puskesmas.

“Saat dibawa bayi tersebut berada dalam keadaan sehat, namun keadaan tali pusatnya masih ada sekitar satu jengkal, maka pihak kami langsung mengambil langkah cepat dengan memotongnya kembali, serta pihak kami juga mengambil langkah sigap seperti melakukan perawatan bayi baru lahir pada umumnya, yaitu dengan cara diberi terapi, salep mata, imunisasi, serta diberikan ASI perah, dari seorang ibu yang kebetulan juga sedang menyusui,”Sebut Dewi.

Dewi juga menuturkan, bahwa bayi tersebut usia bulannya dinilai sudah cukup, dan diperkirakan lahir dalam beberapa jam yang lalu. Bayi tersebut juga memiliki bobot berat 3 KG, panjang 48 CM, dengan lingkar kepala 33 CM.

“Saat ini pihak UPTD Puskesmas Panerokan bersama pihak Kepolisian dari unit PPA Polres Batanghari, juga mengambil langkah untuk memindahkan bayi tersebut kerumah sakit umum Hamba Muara Bulian, agar bayi tersebut mendapatkan perawatan yang intensif disana,”Tutupnya.(RUD).

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait