Dengar Ada kebakaran, Wabup dan Ketua DPR Merangin Jenguk Korban Kebakaran

banner 468x60)

Wabup Merangin H A Khafid Moein mendapat menjelasan kronologis kebakaran dari Ketua DPRD Merangin H Zaidan

MERANGIN – Kebakaran hebat yang meluluh lantakan dapur rumah No 19 Rt 11 Rw 05  Dusun Sejati Rejo Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir pada Sabtu (21/1) kemarin, sempat membuat warga setempat geger.

Betapa tidak, meskipun kebakaran itu tergolong kecil yang hanya menghanguskan langit-langit bagian dapur rumah permanen tersebut, namun Reni (30) seorang ibu rumah tangga yang sedang beraktivitas di dapur, menjadi korban amukan api.

Ibu beranak dua tersebut, tak mampu menyelamatkan diri karna api yang tiba-tiba muncul dari percikan kompor, dan dipicu keberadaan gerijen premium sekilar pukul 07.30 Wib langsung berkobar besar, mengepung seluruh ruang dapur.

Atas kejadian ini, korban hangus seketika dijilati ‘sijago merah’.  Tubuh Reni yang kemudian ditemukan terkulai di lantai, diduga sebelumnya kalut sehingga tidak tahu lagi dimana pintu tempat keluar.

Wakil Bupati Merangin Khafid Moein, mendengar kejadian kejadian tersebut, langsung meluncur ke tempat terjadi perkara bersama Ketua DPRD Merangin Zaidan dan Kepala Dinas Sosial Ruslan serta rombongan.

‎Begitu dilokasi, Wabup dan rombongan langsung menuju dapur yang terbakar. Diantara puing-puing isi dapur yang hangus, Wabup mencari informasi bagaimana kronologis terjadinya kebakaran yang kali pertama terjadi pada 2017 di dusun tersebut.

Sambil terus memantau kondisi dapur, Wabup terlihat penasaran atas musibah yang informasinya langsung menyebar luas itu. Selanjutnya Wabup dan rombongan menuju ruang tamu rumah tersebut yang masih dalam kondisi utuh.

Diatas pentangan tikar memenuhi ruang tamu, Wabup bersama rombongan menggelar Yasinan dan dilanjutkan dengan menyerahan bantuan kepada keluarga korban. Saat itu jenazah Reni telah dibawa ke rumah orang tuanya di Rt 04 Rw 01 No 44 Kelurahan Rantau Panjang, Tabir.
‘’Kami semua turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Musibah tidak ada yang mengharapkan, tapi Allah berkehendak lain. Semoga keluarga tabah menerima cobaan ini. Berat memang, tapi inilah ujian Allah,’’ujar Wabup.

Selanjutnya Wabup bertolak menyelawat  ke rumah orang tua duka di Rantau Panjang, Tabir.  Di rumah semi permanen itu, Wabup disambut warga penyelawat dan langsung melihat kondisi korban.

Setelah sempat membuka penutup muka Jenazah Reni yang terbujur kaku dikelilingi para  anggota keluarga, Wabup kembali mengucapkan dukacitanya kepada orang tua korban dan suami tercinta yang duduk tak berdaya disamping jenazah kekasihnya itu.(nto)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)