Kasihan… 71 Tahun Indonesia Merdeka, Warga di Dua Dusun ini Belum Dialiri Listrik

banner 468x60)

IMG-20170301-WA0000

Laporan Wartawan rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL – Warga dusun Sri Rahayu dan dusun Sri Menanti desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara. Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hingga kini belum terjamah aliran listrik.Teknologi yang dicetuskan Benjamin Franklin tahun 1740 silam.

Sebelumnya warga di dusun yang telah ada sejak puluhan tahun lalu itu pernah dijanjikan oleh Petrochina, perusahaan raksasa migas yang berkedudukan di Tanjung Jabung Barat untuk memberikan penerangan listrik.

Namun janji hanya tinggal janji, akibatnya warga diwilayah terisolir itu pernah melakukan pemblokiran jalan dan berunjuk rasa menagih janji PetroChina untuk memberikan aliran listrik di dusun Sri Menanti.

Menariknya, hampir setiap rumah mendapat instalasi penyambungan listrik kurang lebih 120 KK yang sudah terpasang ditahun 2016 lalu, akan tetapi keberadaannya menjadi bangkai gantungan rumah yang disebabkan tidak adanya aliran listrik yang masuk hingga kini.

Jali, salah seorang warga setempat mengakui, untuk aliran listrik dikampung nya memang belum ada pernah tersalurkan, baik dari perusahaaan maupun dari pemerintah.” Memang bang kita disini sangat membutuhkan penerangan. Apalagi untuk dimalam hari penerangan diutamakan, ” beber Jali.

Jali mengakui, sudah hampir puluhan tahun warga yang ada didaerah dua dusun ini. Tidak mencicipi terangan pada malam hari dari aliran listrik bantuan dari pemerintah.” Kita berharap pemerintah daerah bisa melihat kondisi desa kita ini. Akibat tidak mempunyai aliran listrik, warga hanya mengunakan penerangan hanya dari tenaga diesel,” bebernya.

Sementara itu, kades Serdang Jaya Ismail Khanafi mengatakan. Pihaknya membenarkan untuk dua dusun yang ada diserdang jaya, yaitu dusun Sri Menanti dan dusun Sri Rahayu hingga kini belum ada merasakan aliran listrik buat penerangan.” Untuk kondisi ini sudah pernah kita lakukan pengajuan kepada pemerintah daerah buat ditindak lanjuti. Namun hingga kini belum ada respon apapun,” imbuhnya.

Padahal kata dia, jumlah Kepala Keluarga(KK) yang ada didua dusun tersebut bukan sedikit yang memerlukan penerangan buat kebutuhan sehari-hari.” Dua dusun itu mencapai 160 KK,” Katanya.

Selain itu dirinya menyebutkan, kalau dana CSR sebelumnya cukup besar digulirkan untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Namun untuk keberadaan dusun Sri Rahayu dan dusun Sri Menanti belum juga mendapat sentuhan dari pemerintah.” Iya kita berharap kepada pemerintah dapat memperhatikan warga kita yang ada di dua dusun ini. Sebab kebutuhan listrik untuk menunjang pendidikan juga dibutuhkan,” tandasnya.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)