Akses Jalan Jadi Prioritas Utama RPJMD 2025 Tanjabtim, 973 KM Jalan Kabupaten Rusak

1106 views

TANJABTIM, RJC – Pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) tahun 2025. Fokus ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) serta program unggulan Bupati Dillah Hikmah Sari, yakni program MERATA, yang menempatkan infrastruktur sebagai visi utama.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanjabtim, Ali Fahruddin, menegaskan bahwa penguatan konektivitas menjadi bagian dari strategi pembangunan. Salah satunya adalah peningkatan akses jalan menuju Ibu Kota Kabupaten sebagai proyek strategis daerah.“Ada enam kecamatan yang menjadi target utama peningkatan konektivitas, yakni Kecamatan Nipah Panjang, Rantau Rasau, Berbak, Mendahara Ilir, Mendahara Ulu, dan Kuala Jambi,” ujar Ali saat ditemui di ruang kerjanya di Komplek Perkantoran Bukit Menderang, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, selain jalan strategis, pemerintah juga akan menindaklanjuti usulan masyarakat serta jalan non-status melalui Dinas Perkim.

Dari Jalan Mantap ke Jalan Aspal dan Rigid Beton

Ali menjelaskan bahwa saat ini definisi jalan mantap sudah bergeser. Jika dulu jalan dikatakan mantap jika dapat dilalui dengan kecepatan 60 km/jam dan permukaan rata, kini standar tersebut telah meningkat menjadi aspal atau rigid beton.

Terkait kewenangan jalan, ia juga menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. “Seringkali semua dianggap sebagai jalan kabupaten. Padahal ada pembedaan kewenangan,” katanya.

Sebagai bagian dari pengaturan jaringan jalan, Pemkab Tanjabtim juga berencana mengalihkan rute angkutan sawit dari jalan kabupaten ke jalan provinsi, salah satunya melalui patok 40, agar tidak lagi melintasi jalan pusat ibu kota kecamatan seperti Jalan Pelita.

973 KM Jalan Kabupaten Rusak, Hanya 16,6% yang Mantap Data Bappeda mencatat total panjang jalan kabupaten di Tanjabtim mencapai 1.167 km. Namun, hanya 194 km atau sekitar 16,6% yang masuk kategori mantap. Sisanya, sekitar 973 km dalam kondisi rusak ringan, sedang hingga berat.

Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalan koridor Jembatan Muarasabak hingga Simpang Empat Nibung, termasuk jalan PetroChina sepanjang 5,6 km, yang kondisinya cukup memprihatinkan.“Sekitar satu kilometer dari ruas itu belum pernah tersentuh perbaikan. Sudah kita sampaikan secara lisan, namun belum ada usulan tertulis resmi. Kami akan cari solusi lain untuk hal ini,” tegasnya.

Skema Pendanaan Infrastruktur Berubah, Andalkan Inpres Jalan Daerah.

Ali juga mengungkapkan bahwa kebijakan pendanaan dari pusat mengalami perubahan. Ke depan, tidak akan ada lagi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam bentuk sebelumnya.“Pusat tidak lagi mengucurkan DAU/DAK khusus, tapi daerah hanya mengusulkan pembangunan prioritas di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lainnya sesuai porsi yang ditentukan,” jelasnya.

Untuk menyiasatinya, Tanjabtim akan mengusulkan pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD). Menurut Ali, pihaknya telah menyiapkan enam ruas jalan prioritas yang sudah dilengkapi dengan perencanaan full desain dan dokumen lingkungan.

135,6 KM Jalan Nasional dan Provinsi

Selain jalan kabupaten, Tanjabtim juga memiliki jaringan jalan provinsi dan nasional sepanjang 135,6 km.

Untuk jalan provinsi, terdapat dua ruas utama: Simpang Lagan – Pelabi sepanjang 32,2 km Simpang Berbak – Simpang Muarasabak (Simpang BRI) sepanjang 45,64 km, Total jalan provinsi: 77,84 km, Sementara itu, jalan nasional terdiri dari tiga ruas:

Batas Tanjabtim – Simpang Pelabi sepanjang 8,86 km, Simpang Zona V – Pelabuhan Muarasabak Samudra sepanjang 28,8 km, Batas Kab. Muaro Jambi – Tanjabbar (Desa Bukit Tempurung – Sungai Toman) sepanjang 20,1 km Total jalan nasional: 57,76 km. “Kalau ditotal, panjang jalan nasional dan provinsi di Tanjabtim mencapai 135,6 km,” pungkas Ali Fahruddin. (Rudi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait