Belum Sosialisasi, Fachrori Bertengger Diurutan ke Dua Hasil Survey Charta Politik Indonesia

1422 views


RAKYAT JAMBI, JAMBI- Bertempat di BW Luxury Hotel, Lembaga Survey Charta Politik Indonesia, merilis hasil survey pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Kamis (5/12) .

Beberapa Kandidat yang mulai berpacu bersosialisasi, lewat media sosial, spanduk, Televisi maupun Media cetak, menjadi deretan sebagai Subjek survey, seperti Syarif Fasha, Hasan Basri Agus, Fachrori Umar, Cek Endra, Al Haris, A. Bakri, Abdullah Sani dan beberapa kandidat lain.

Metodelogi Survey yang digunakan, berupa wawancara dengan 800 responden, dan pengambilan responden disesuaikan dengan besarnya Daftar Pemilih Tetap disetiap tempat, semakin besar DPT semakin besar Responden yang digunakan terang Muslimin, Direktur Riset Charta Politika Indonesia, yang juga sebagai prfesional peneliti senior.
Kisaran usia yang digunakan kepada Responden, adalah mereka yang telah sesuai berdasarkan UU yang telah memiliki Hak pilih mulai 17 tahun ke atas, Responden yang digunakan adalah, Kota Jambi, Muaro Jambi dan Merangin dengan kisaran , Kota Jambi 16,3 persen, Muarojambi 11,3 persen, serta Merangin 11,3 persen.
Menurut Muslimin, pelaksanan survey dengan melibatkan 80 relawan sebagai Surveyor, yang difungsikan sebagai pengumpul data dan informasi dari para Responden, Surveyor memewawancara langsung secara acak. Dengan tingkat kesalahan atau Margin of error 3,46 %. tenggang waktu pelaksanaan Survey dilaksanakan pada 19 dan 20 November 2019.

Dari hasil survei, Hasan Basri Agus berada di nomor urut pertama sebagai tokoh Jambi yang paling dikenal dengan 82,6 persen. Nomor urut dua Fachrori Umar 67,9 persen, ketiga Syarif Fasha dengan 55,9 persen.

Jika pemilihan dilakukan hari ini, berdasarkan survei yang sudah dilakukan sejak 19 hingg 26 November, Fasha menjadi calon yang paling banyak dipilih.
“Pertama ditanyakan ada 15 calon, jika hari ini pemilihan siapa yang paling banyak dipilih, hasilnya Fasha paling banyak dipilih dengan 16 persen. Diikuti HBA dan Fachrori Umar,” ujar Muslimin.

Alasannya, kata Muslimin, kenapa Fasha paling banyak dipilih, karena HBA tidak akan maju dalam Pilkada. Hal tersebut sudah diketahui publik sehingga mempengaruhi koresponden.
“Kita kerucutkan pertanyaan jika hari ini pemilihan dengan lima calon saja. Yakni Fachrori, Cek Endra, Al Haris, Fasha, dan H Bakri. Hasilnya, Fasha masih lebih unggul,” katanya.

Hasil survei, jika hari ini pemilihan dengan lima calon, Fasha unggul dengan 24,1 persen. Diikuti Fachrori dengan 17,1 persen, lalu Cek Endra 13,1 persen, Al Haris 12,0 Persen, H Bakri 5,6 persen.

Hal yang sama juga diraih Fasha saat seandainya Pilkada dilakukan dengan tiga nama, Fasha, CE, Al Haris atau Fasha, Al Haris, dan Fachrori. Fasha tetap unggul dari calon lainnya.
“Seandainya head to head, Fasha juga tetap unggul Fasha vs Al Haris, Fasha berhasil meraih 37,0 persen dan Al Haris 18,1 persen. Fasha vs Cek Endra, Fasha meraih 37,4 persen dan CE 16,4 persen. Fasha vs Fachrori, Fasha memperoleh 34,4 persen dan Fachrori 21,6 persen,” katanya.

Namun yang paling menarik dari Survey yang telah dilakukan, jika pelaksaan Pilgub dilakukan saat ini, dari 5 Besar, Fasha, Hasan Basri Agus, Fachrori, Al Haris dan Cek Endra, posisi Fachrori walaupun belum melakukan sosialisasi dan belum membentuk Tim Sukses, namun posisinya masih berada di atas suara Al Haris dan Cek Endra, yang lebih dulu bersosialisasi dan telah memiliki Tim Sukses, juga Fasha yang juga aktif bersosialisa dengan berbagai kegiatan dan pemasangan spanduk dan baleho di berbagai tempat. (opi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait