Bupati UAS Imbau Masyarakat Untuk Tidak Membuka Lahan dengan Cara Dibakar  

95 views

TANJAB BARAT-Bupati Anwar Sadat mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis dan laporan yang diterima Pemerintah Daerah, musim kemarau tahun 2026 ini diprediksi akan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat diwawancarai awak media di Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, pada Senin (13/04/2026).”Untuk tahun 2026 ini, kita memperkirakan akan terjadi kemarau yang cukup panjang, bahkan melebihi tahun lalu. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini,” ujarnya.

Diakuinya,Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan.”Kita juga bekerja sama dengan pihak perusahaan, khususnya di sektor perkebunan, untuk bersama-sama mengantisipasi dampak kemarau, terutama terkait potensi kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

Lanjut dikatakannya,pihaknya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apapun, mengingat risiko kebakaran yang sangat tinggi selama musim kemarau.”Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan dampak yang luas, baik bagi lingkungan maupun kesehatan,” tegasnya.

“pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi musim kemarau panjang tahun ini,”sambungnya.(by/*)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait