Empat Kabupaten Jadi Sorotan Pemerintah Dalam Aktifitas Peti

952 views

IMG_20160901_112205rakyatjambi, JAMBI– Sekitar pukul 09.00 wib pagi, Gubernur Jambi Zumi Zola menggelar rapat koordinasi PETI, acara tersebut digelar diruang pola kantor Gubernur. Kamis ( 1/9/2016 ).IMG_20160901_112434

Selain Gubernur Jambi Zumi Zola, dalam rapat juga tampil Sekda Provinsi Jambi Ridham Priskap, Wakil Bupati Merangin Kafid Moin, Penjabat Bupati Sarolangun Arif Munandar, Bupati Bungo H.Mashuri, Kejati Provinsi Jambi Erwindo Saragih, Danrem Refrizal, Kapanrem Imam Syafei, Wakapolda Jambi,
SKPD,Forkopimda,Insan Pers dan para tamu undangan lainnya.

Pertambangan peti yang sampai sekarang menjadi sorotan, pemerintah Provinsi dan Kabupaten berkomitmen akan berupaya memberantas aktifitas peti yang sampai sekarang masih beroperasi dikawasan daerah Kabupaten.

Adapun daerah Kabupaten yang masih beroperasi yaitu Kabupaten Merangin, Kabupaten Bungo, Kabupaten Sarolangun, dan Kabupeten Tebo.

Wakil Bupati Merangin Kafid Moin dalam laporannya mengatakan masyarakat yang rata-rata tanahnya ditepi sungai itu dijual oleh pemodal yang dijadikan aktifitas Peti,” pihak Pemerintah,TNI,dan Polri sudah bertindak tegas mengupayakan pemberantasan Peti semaksimal, melalui desa-desa kita berkoordinasi dan berkomitmen untuk berupaya memberantas aktifitas Peti,” terang Khafid Moein.

Sementara Penjabat Bupati Sarolangun Arif Munandar dalam penyampaiannya, menerangkan bahwa di Kabupaten Sarolangun ada daerah yang melakukan aktifitas Peti yaitu di Limun, dan di Batang Asai. “Ada 20 unit kurang lebih alat berat di limun, panca karya 20 unit alat berat, dan di batang asai solusinya setelah dibentuk Tim Satgas diharapkan dapat mengupayakan pemberantasan Peti,” jelas Arif Munandar.

Sementara itu dalam penyampaian Bupati Bungo, menyampaikan kemarin aktifitas dompeng atau peti berjumlah 30 peti dan itu sudah kami bakar. “Satu anggota Satpol PP bermain dalam aktifitas dompeng, itu kami sudah mengambil kebijakan tegas dan kami sedang mencari celah, kalau razia tidak akan bisa diminimalisir, karena semua bermain peti, jadi saya berharap pemerintah bisa memberi jalan celah keluar dalam pemberantasan dompeng atau peti ini,” tutur Bupati Bungo.

Sementara itu Penjabat Bupati Tebo
Agus Sunaryo mengatakan, aktifitas pertambangan di Tebo keseluruhan masih dalam bentuk manual, belum ada memakai alat yang modern, kendati demikian namun harus diberantas. ” bahwa penambangan peti yang ada di Tebo itu ada disepanjang sungai aliran Tebo, jadi kedepannya solusinya kita sampaikan bisa jadi pertimbangan sehingga masyarakat ada alternatif dalam mencari nafkahnya,”terangnya.(syah ).

 

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait