Merangin Peringati Hari Pramuka ke-55

1008 views
Bupati-Merangin-H-Al-Haris-menyematkan-caping-Pancawarsa-kepada-Kabag-Humas-dan-Protokol-Setda-Merangin-Thoher.jpg

Bupati-Merangin-H-Al-Haris-menyematkan-caping-Pancawarsa-kepada-Kabag-Humas-dan-Protokol-Setda-Merangin-Thoher.jpg

MERANGIN – Kabupaten Merangin Kamis (22/9) memperingati hari Pramuka ke-55, berbagai gelar penghargaan juga diberikan, seperti Lencana Dharma Bakti kepada empat orang.

Selain itu gelar Pancawarsa diberikan kepada 29 orang, Pramuka Garuda lima orang, Kwartir ranting tergiat sebanyak satu orang dan gugus depan tergiat tiga orang.

Peringatan hari Pramuka yang dihadiri Forkopimda Merangin tersebut, difokuskan di halaman depan Kantor Bupati Merangin.  Acara yang dikemas dalam  upacara akbar itu, diikuti ribuan anak-anak Pramuka dari sejumlah sekolah.

Tampil sebagai pembina upacara Bupati Merangin H Al Haris. Pada kesempatan itu bupati mengatakan, tema hari Pramuka kali ini adalah ‘Bangun karakter kaum muda melalui kegiatan yang keren, gembira dan asyik.‘’Melalui tema ini saya berharap hari Pramuka tahun ini menjadi momentum bagi gerakan Pramuka untuk kembali ke semangat anak-anak muda, kembali menjadi ajang pembelajaran yang keren, asyik dan menyenangkan,’’ujar Bupati.

Selain itu pada acara yang dihadiri Wabup Merangin H A Khafid Moein dan Sekda Merangin H Sibawaihi itu, bupati menegaskan gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal akan melengkapi pendidikan informal.

Hal ini mengingat pendidikan formal saja tidak cukup untuk menghasilkan kaum muda yang handal dan berkarakter. Sedangkan peran keluarga sebagai pelaku pendidikan informal dalam membentuk karakter anak sangat penting.‘’Persoalan kaum muda sering terjadi diantara rumah dan sekolah, sehingga hal ini menjadi penting peran gerakan Pramuka dalam mengatasi permasalahan kaum muda yang sering terjadi dewasa ini,’’terang Bupati.

Guna mencapai sasaran dan tujuan gerakan Pramuka dalam membentuk karakter kaum muda sambung bupati,  perlu diimbangi dengan sarana pendidikan yang memadai.

Tentunya sarana pendidikan yang paling pokok adalah Bumi Perkemahan yang repsentatif dan dana yang tercukupi untuk melaksanakan berbagai program-program gerakan Pramuka. (anto)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait