Pedagang Tinggalkan Kios Pemda

817 views

Beritaduo.com, Merangin-Para pedagang yang menempati kios yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin di pasar Baru Bangko, mulai meninggalkan tempat jualan mereka. Itu dilakukan lantaran penghasilan mereka terus menurun dari hari ke hari.

Penurunan penghasilan itu bukan lantaran menurunnya daya beli masyarakat. Melainkan banyaknya para pedadang yang berjualan diluar kios yang telah disediakan pemerintah. Akibatnya, para pedagang yang semua menempati kios Pemda ini perlah keluar dari kios pemda dan memilih berjualan diluar kios Pemda.

Pantauan rakyatjambi.co di Pasar Baru Bangko, di kios yang disediakan Pemda, terlihat sepi. Bukan saja pembeli yang sepi, pedagang di lokasi yang disedia Pemkab itu juga terlihat sepi.

Sebagian kios dan tenda terlihat kosong karena telah ditinggal para pedagang. Hanya ada beberapa pedagang sayuran, cabai, bawang dan kebutuhan dapur lainnya yang masih bertahan. Sekitar 30 menit wartawan ini dilokasi pasar tersebut, tak lebih dari lima kali proses transaksi jual beli berlangsung.

Kondisi ini sudah berlangsung hampir delapan bulan lamanya. Dimana kios Pemda tidak ada lagi yang menempati, dan ini berpengaruh kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Merangin. Setiap pedagang yang menempati kios Pemda dikenakan tarif sewa sebesar Rp 700 ribu pertahun.

Pedagang di kios tersebut mengaku sangat jarang di datangi pembeli, salah satu penyebabnya adalah semakin menjamurnya pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan atau lorong lorong di sepanjang pasar, sehingga pembeli lebih memilih berbelanja di pinggir jalan, dengan alasan lebih dekat.

‘’Sepi nian sekarang, orang dak mau datang belanja kesini lagi,” ujar Sutarmi, pedagang yang masih bertahan, kemarin.

Dia mengaku, sangat mengeluhkan sepinya pembeli yang datang kelokasi tempatnya berjualan. Kondisi ini sebutnya, sudah berlangsung sejak sekitar satu tahun belakangan ini.
‘’Kalau dulu ramai, tapi sekarang sepi. Pembeli lebih memilih berbelanja dibagian belakang pasar. Karena disana pedagang jualan didepan.(MT)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait