Taman Agrowisata Buah KTM Meleset dari Kajian

154 views
banner 468x60)

Mariotoni: Kami Lanjut Penataan dan Pemetaan Kembali Kawasan KTM

MUARASABAK, RJC – di Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Desa Kota Baru Kecamatan  Geragai Kabuoaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang mana digadang-gadangkan sebagai Agrowisata tanaman buah, salah satu diantaranya Buah naga pupus dari Harapan, sebagai mana kajian sebelumnya di area tersebut bagus dan elok, namun berbalik arah menjadi mimpi buruk.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim),  Mariontoni S Sos menyampaikan memang kajian awalnya Tanaman Buah naga dinyatakan layak, namun sekarang dikatakan tidak layak, meski demikian kami tetap melakukan penanam dengan jenis buah lainnya seperti Buah Rambutan, Sirsak, Sawo, tetap kita upayakan menjadi kawasan Agrowisata dan menata Kawasan KTM unggulan tahun ini tetap menata dan memelihara embung, menjadi salah daya tarik pengunjung dengan tujuan untuk datang ke Tanjabtim, ungkapnya ketika disambangi RJC kemarin (15/3/2021).

Tahun 2021 khusus untuk Kota Terpadu Mandiri (KTM), terus melanjutkan program terdahulu yakni penataan dan pemetaan kawasan Trans, kita akan tertibkan lahan pemerintah yang dipakai masyarakat, akan kita perjelas statusnya, tidak menjadi dilema antara masyarakat dan pemerintah kedepannya, terang Mariontoni.

Di Tahun 2019 lalu, 32 Hektar sudah kita bebaskan atau tertibkan, Tahun 2020 16 Hektar, dengan total Luas seluruh wilayah KTM 131 Hektar, tinggal lebih kurang 40 Hektar lagi sisanya yang belum kita bebaskan atau tertibkan, tukasnya.

Program yang akan dilaksanakan dikawasan KTM sangat banyak untuk pengembangan kedepannya, diantaranya akan ada investor akan menanam pisang Lapendis dikawasan KTM dengan sistem sewa tanah selama 2 Tahun, untuk tahap awal, meminta kepada mereka mentranfer ilmu tata cara penanaman pisang dan pengelolahan kepada masyarakat kita, saat ini sudah pembibitan, jelas Mariontoni.

Untuk lahan- lahan yang tidak terkelolah kami berisiasi meminjamkan kepada masyarakat sekitar KTM untuk melakukan penanaman palawija, sayur, supaya lahan terkelolah dan berharap kedepannya menjadi sentra sayuran Segar berasal dari Kawasan KTM, itu yang kita harapkan, kata Mariontoni. (4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)