Wabup Hairan Ngamuk, Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong Distop

37 views

 

TANJAB BARAT – Sepertinya Pembangunan penggantian Jembatan Parit Gompong yang merupakan proyek Nasional di kelurahan Sungai Nibung,Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,disambangi oleh Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan.

Pasalnya,sambangan yang dilakukan ini terkait adanya menuai kecaman ,keluhan dan laporan dari masyarakat setempat.

Selain itu,untuk pembangunan bagian oprit jembatan tersebut juga sangat berdampak negatif bagi masyarakat sekitar yang ada di lokasi pembangunan.

 

Wakil Bupati Hairan disela kunjungan mengatakan ,bahwa dampak dari pembangunan oprit jembatantersebut membuat sejumlah rumah yang berada di kawasan pembangunan tertutup oprit.

” Kita hentikan ini dulu pembuatan opritnya, kalau jembatannya tidak apa apa ,”sebut, Senin (27/9/21) saat turun ke lokasi.

Diakuinya, pihaknya tidak melarang adanya pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,Namun pihak kontraktor harus memikirkan dampak dan akibat bagi masyarakat yang mengalaminya.

” Memang Dampak ekonomi akibat pembangunan ini cukup berdampak, ketinggian oprit membuat rumah tertutup dan toko toko,” Sebutnya.

Lanjut dikatakannya,terkait atas pembangunan proyek milyaran tersebut, sejumlah rumah masyarakat juga mengalami kemiringan dan terdampak debu dari pengerjaan bangunan tersebut.

” Kita cek tadi, rumah masyarakat ada yang sampai miring.” Ungkapnya.

Ditambahkannya,pihaknya akan memanggil dan mengundang pihak balai dan juga pihak rekanan, mempertanyakan bagaimana teknis pembangunan nya.

” Kita secepatnya akan panggil, Mempertanyakan bagaimana membangun jembatan ini, yang tanpa kajian teknis dan lingkungannya.” Tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga sekitar, Darmin Pasaribu. Ia menyebutkan bahwa proyek yang bersumber dari APBN 2021 senilai Rp18 miliar lebih ini telah menyebabkan sejumlah rumah mengalami kemiringan

” Ada sekitar 6 atau 7 rumah yang miring proyek ini, pembangunan Oprit lorong keluar rumah juga tertutup. Kami gimana mau keluar lorong, ” kata Darmin

Dia berharap agar ada solusi dari persoalan ini. Dia juga meminta Wabup Hairan yang telah turun kelokasi juga diminta untuk memberikan solusi.

Menurutnya, kemiringan rumah diduga akibat pemasangan pasa bumi jembatan.
“Kemiringan lumayan, ada yang bukak pintu tidak bisa karena kemiringan rumah ini.” Sebutnya.

Diketahui pergantian jembatan parit gompong ini di Bangunan oleh kontraktor pelaksana PT Jambi Energi Cemerlang dan konsultan pengawas PT Progresia Aditya Pratama KSO, PT Berlian Jaya Mandiri Konsultan dengan nilai Rp18.062.748.000,- yang bersumber dari APBDN 2021.(by/*)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait