Tolong….2017, Pasokkan Gas Menipis, 7 Kecamatan Di Tanjab Barat Siap-siap Krisis Listrik

banner 468x60)

DP%2BBBM%2BAnimasi%2BGerak%2BMati%2BLampu-1Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Manager PLN rayon Kuala Tungkal Arham Ginting menyebutkan, sejak awal tahun 2015 kondisi pasokan gas Petro china dari blok pipa yang menyuplai listrik untuk Kabupaten Tanjab Barat sudah mulai menurun akibat kondisi alam. Hal tersebut sesuai dengan surat yang diterima PLN dan hasil pertemuan dengan pihak Petro China.“Jadi prediksi memang di Januari tahun 2017 stoknya kemungkinan bisa sampai habis,”sebut Ginting.

Dia mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini pihak PLN telah memiliki langkah alternatif untuk cadangan energi guna menyuplai daya di Kota Kuala tungkal, salah satunya melakukan kerja sama dengan PT Lontar Papyrus. PLN menargetkan pada november ini alternatif itu bisa segera selesai sehingga dapat menyuplai aliran listrik ke Kuala Tungkal.“Jadi jangan sampai Kota Kuala Tungkal ini gelap gulita bila gasnya habis,” katanya.

Selain menjalin kerja sama dengan PT lontar Papyrus, Lanjut Ginting, PLN rayon kuala tungkal saat ini sedang membangun jaringan Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur menuju Kuala Tungkal yang akan disuplai dari gardu induk muara sabak. Alternatif ini juga ditargetkan dapat selesai pada akhir September 2016 sehingga dapat segera di operasikan.

Ginting menjelaskan, dua alternatif yang dilakukan PLN tersebut hanya mampu menyuplai daya di Kota kuala tungkal saja, sedangkan di beberapa kawasan lainnya yang kesulitan daya listrik Seperti Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan Bram Itam, Kecamatan Betara, Kecamatan Kuala Betara, Kecamatan Pengabuan, Kecamatan Sebrang Kota dan Kecamatan Senyerang terancam gelap gulita ditahun 2017 nanti bila PLTG baru yang akan diibangun di Desa Pematang Lumut tidak bisa beroperasi.“Sudah kami perhitungkan,alternatif alternatif yang sudah kami coba trobos mudah mudahan nanti bisa Surprus bila nanti PLTG yang baru, yang sedang diurus periizinan ke pusat itu bisa beroperasi,” Jelasnya.

Dijelaskannya, Kebutuhan daya Listrik di Kabupaten Tanjab Barat relatif tinggi, menurutnya setiap harinya tercatat daya yang dihabiskan untuk menyuplai kebutuhan listrik di Tanjab Barat mulai dari 17 hingga 19,5 Mega Watt.“Setiap harinya maksimal 19,5 Mega Watt,” Tutup Ginting.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)