Hingga Oktober, DPPKBP3A Batanghari Temukan 22 Perkara Perempuan dan Anak

41 views

Muara Bulian – Sejak Januari hingga Oktober 2021, untuk perkara perempuan dan anak masih saja kerap kali terjadi di Kabupaten Batanghari, seperti yang terpantau di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) yang mencatat setidaknya ada sebanyak 22 kasus perkara perempuan dan anak. Rabu (27/10).

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DPPKBP3A Kabupaten Batanghari Riza Susanti. Am, SE.MM mengatakan, perkara perempuan dan anak masih saja terjadi di Kabupaten Batanghari hingga saat ini.

“Kami mencatat, ada sebanyak 22 perkara perempuan dan anak. Deretan kasus ini cenderung terjadi kepada anak perempuan, dengan bentuk kekerasan seksual,”Kata Riza

 

Sementara itu, dari puluhan kasus tersebut, 16 perkara diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual, tiga kasus kekerasan fisik, satu kasus perebutan anak, sementara kasus lainnya seperti anak terlibat kasus illegal drilling dan kasus pencurian.

 

“Kejadian perakara perempuan dan anak ini sering terjadi wilayah Kecamatan Pemayung dan Bajubang. Dan dari puluhan kasus ini, baru satu kasus yang sudah mengarah ke P21, sementara perkara lainnya masih dalam proses sidik,”Ungkapnya.

Riza juga menambahkan, untuk menekan angka kasus tersebut, pihaknya akan terus melakukan penyuluhan dan sosialiasi kesetiap Kecamatan, serta untuk menekan angka kekerasan terutama terhadap anak.

“Disini para orang tua juga harus berperan melakukan pemantauan khusus terhadap anaknya, terutama dalam hal penggunaan media sosial maupun handphone, yang bisa juga menjadi dampak buruk bagi anak jika disalah gunakan,”Tutupnya.(RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait