Harga Ayam Potong Mahal, Daya Beli Konsumen Menurun

939 views

img-20160908-wa0000

Laporan wartawan surya kurniawan

rakyatjambi.co, SAROLANGUN–
Menjelang datangnya hari raya Qurban atau yang lebih dikenal dengan Hari Raya Idul Adha, di Pasar Atas Sarolangun harga ayam potong melonjak naik.
Sebelumnya ayam dapat dibeli konsumen berkisar Rp 28 ribu perkilogram, sekarang meroket naik menjadi Rp 35 ribu.

Sherlina (27) seorang ibu rumah tangga bersama dengan anaknya ketika berjumpa disalah satu penjual daging ayam potong mencoba untuk menawar harga ayam tersebut, namun penawaran tersebut tak dapat dipenuhi oleh penjual ayam potong terasebut.

Dengan begitu dirinya seharusnya ingin membeli 1 kilo ayam akan tetapi harga ayam tersebut sangat mahal terpaksa dirinya hanya membeli setengahnya saja. “Saya baru tiga hari ini tidak ke pasar, rupanya harga ayam sudah naik, kemarin 28 ribu rupiah 1 kilonya sekarang sudah 35 ribu, beli setengah bae lah,”ungkap Sherlina.

Pantauan rakyatjambi.co ketika berkunjung ke Pasar Atas Sarolangun disalah satu los penjual daging ayam potong, ternyata para penjual daging ayam juga ada yang menjual lebih tinggi lagi yakni mencapai harga Rp 38 ribu.

Sementara menurut beberapa para pedagang ayam potong kenaikan harga tersebut sudah merupakan hal biasa dikala hari raya qurban datang. ”
Seperti inilah tiap tahunnya mas, menjelang hari raya haji pasti harga ayam potong naik, ‘ ujar Een, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Atas Sarolangun.

Selain itu dalam beberapa hari ini para pedagang ayam potong juga keluhkan sepinya pembeli.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait